Pencarian

Pemprov Lampung Buka Program Kuliah Sambil Kerja di Korea Selatan bagi Lulusan SMA, Targetkan 120 Ribu Siswa per Tahun

Selasa, 30 Juni 2026 • 16:59:01 WIB
Pemprov Lampung Buka Program Kuliah Sambil Kerja di Korea Selatan bagi Lulusan SMA, Targetkan 120 Ribu Siswa per Tahun
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela memimpin rapat pembahasan program kuliah sambil kerja di Korea Selatan.

BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung tengah menyiapkan terobosan baru bagi lulusan SMA/SMK/MA sederajat untuk bisa kuliah sambil bekerja di Korea Selatan. Program yang disebut Kelas Migran Vokasi ini dibahas dalam rapat yang dipimpin Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Selasa (30/6/2026), bersama Asparindo Institute dan KOLA Korea Eduwork.

Angka Putus Sekolah dan Pengangguran Jadi Pemicu

Wagub Jihan mengungkapkan data yang memprihatinkan. Setiap tahun sekitar 120 ribu siswa lulus dari jenjang SMA sederajat di Lampung, namun hanya 45 ribu orang yang melanjutkan ke perguruan tinggi.

"Sementara itu, sebagian besar lulusan lainnya belum terserap secara optimal di dunia kerja formal yang ada di Lampung," kata Jihan dalam rapat tersebut.

Kondisi inilah yang mendorong Pemprov Lampung mencari jalan keluar lewat kerja sama internasional. Program Kelas Migran Vokasi diharapkan bisa menekan angka pengangguran terbuka sekaligus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung.

Korea Selatan Butuh Tenaga Kerja Asing Terampil

Rapat tersebut membahas peluang kerja sama pendidikan vokasi dengan Republik Korea. Dalam paparan dijelaskan, Korea Selatan saat ini menghadapi tantangan berkurangnya jumlah penduduk usia produktif sehingga membutuhkan tambahan tenaga kerja terampil dan mahasiswa internasional.

Kondisi ini sejalan dengan kebijakan Study Korea 300K, yang membuka kesempatan lebih luas bagi mahasiswa asing untuk menempuh pendidikan tinggi sambil bekerja secara legal sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kerja sama ini, lulusan SMA/SMK di Lampung berpeluang memperoleh pendidikan bertaraf internasional, meningkatkan kemampuan bahasa dan keterampilan kerja, serta membuka jalan menuju karier profesional di Negeri Ginseng.

Skema Program: Bahasa Korea hingga Visa Kerja Profesional

Pemprov Lampung menargetkan lahirnya SDM yang memiliki daya saing global melalui peningkatan kompetensi bahasa Korea, keterampilan vokasi, dan sertifikasi internasional. Bagi peserta, program ini memberikan kesempatan menempuh pendidikan tinggi di Korea Selatan sambil bekerja secara legal selama masa studi.

Setelah lulus, peserta juga berpeluang memperoleh sertifikasi kompetensi internasional hingga mengajukan Visa Kerja Profesional (E-7) sesuai ketentuan yang berlaku.

Tak Cuma Korea, Taiwan dan Jepang Jadi Target Berikutnya

Wagub Jihan menegaskan, program ini tidak berhenti di Korea Selatan. Pemprov Lampung berencana memperluas kerja sama ke negara lain.

"Harapan kita bukan hanya Jepang, tetapi juga Korea Selatan, Taiwan, dan negara-negara lainnya. Kita akan menyiapkan skema bagi peserta yang berminat agar dapat memilih negara tujuan," ujar Jihan.

Ia menambahkan, Pemprov Lampung menyambut positif peluang kerja sama ini dan siap mengembangkannya lebih jauh, tidak hanya di sektor pendidikan tetapi juga sektor industri yang membutuhkan tenaga kerja berkualitas.

"Yang perlu kita siapkan adalah sumber daya manusianya," kata Jihan.

Bagikan
Sumber: kupastuntas.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks