LAMPUNG — Direktur Utama RMKE, Vincent Saputra, mengungkapkan kerja sama jual beli batu bara dengan Glencore mulai menunjukkan dampak nyata. Dalam keterangan resmi, Jumat (12/6), ia menyebutkan kontribusi Glencore telah mendongkrak pendapatan perseroan secara signifikan di tiga bulan pertama tahun ini.
“Pada tahun 2026, dengan infrastruktur yang telah terintegrasi dan bertambahnya klien baru, RMKE menargetkan untuk menjual total 3,8 juta ton batu bara,” ujar Vincent.
Strategi Ekspansi di Luar Jasa Logistik
Selama ini bisnis utama RMKE bertumpu pada jasa logistik dan penanganan batu bara. Kemitraan dengan Glencore menjadi langkah untuk mengoptimalkan lini perdagangan batu bara, sekaligus memperkuat posisi perseroan di peta energi global.
Manajemen menilai kolaborasi ini membuka peluang kerja sama dengan pemain energi lain. Ke depan, RMKE berencana menjalin lebih banyak kemitraan strategis untuk memperkokoh rantai pasok energi nasional.
Target 3,8 juta ton pada 2026 menunjukkan optimisme RMKE di tengah fluktuasi harga batu bara global. Dengan dukungan jaringan distribusi Glencore yang luas, emiten ini berharap bisa menembus pasar baru yang sebelumnya belum tergarap.