JAKARTA — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengaktifkan KM Labobar untuk melayani pelayaran reguler pada Voyage 12.2026 dan 13.2026. Kapal ini akan menjadi moda transportasi utama bagi masyarakat di kawasan timur Indonesia yang belum sepenuhnya terhubung dengan transportasi udara berfrekuensi tinggi.
Rute Pelayaran: 18 Pelabuhan dalam 13 Hari
KM Labobar akan menempuh perjalanan pulang-pergi Jakarta-Papua dengan menyambangi sejumlah pelabuhan strategis. Dari Tanjung Priok, kapal pertama kali merapat di Surabaya pada Jumat (12/6/2026), lalu melanjutkan perjalanan ke Makassar, Baubau, Ambon, Banda Neira, Tual, Dobo, Kaimana, dan Fakfak.
Setelah mencapai Fakfak di Papua Barat pada Kamis (18/6/2026), kapal akan berbalik arah dan kembali menyusuri rute yang sama menuju Jakarta. Total perjalanan pulang-pergi ini memakan waktu 13 hari dengan 18 kali persinggahan di pelabuhan.
Jadwal Kritis: Waktu Sandar Singkat di Tiap Pelabuhan
Berdasarkan jadwal resmi Pelni, durasi sandar KM Labobar di setiap pelabuhan relatif singkat, berkisar antara 2 hingga 4 jam. Di Pelabuhan Baubau, kapal hanya bersandar selama 2 jam pada Minggu (14/6/2026) pukul 19.00-21.00 Wita. Sementara di Pelabuhan Ambon, waktu sandar hanya 3 jam pada Senin (15/6/2026) malam.
Pelabuhan Dobo dan Tual di Maluku menjadi titik dengan waktu sandar paling panjang, masing-masing 3 jam. Kaimana di Papua Barat menjadi satu-satunya pelabuhan yang disinggahi dua kali, yakni pada Rabu (17/6/2026) malam dan Kamis (18/6/2026) malam saat perjalanan pulang.
KM Labobar: Kapal Besar Pengangkut Logistik dan Penumpang
KM Labobar merupakan salah satu kapal penumpang terbesar yang dioperasikan Pelni. Nama kapal ini diambil dari nama Gunung Labobar di Pulau Babar, Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku. Kapal ini menjadi tulang punggung transportasi laut yang menghubungkan kawasan barat dan timur Indonesia, terutama untuk distribusi logistik dan mobilitas warga.
Jadwal Bisa Berubah, Penumpang Diminta Cek Ulang
PT Pelni mencantumkan keterangan bahwa jadwal pelayaran Voyage 12.2026 dan 13.2026 bersifat tentatif. Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi cuaca, operasional pelabuhan, maupun kebijakan perusahaan. Calon penumpang disarankan melakukan pengecekan ulang melalui kanal resmi Pelni sebelum keberangkatan.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui situs resmi Pelni atau menghubungi kantor cabang Pelni di pelabuhan-pelabuhan yang disinggahi.