Pencarian

Rektor UM Metro Jadi Pembina Dewan Jamu Indonesia Lampung, 3 Dosen Bidik Riset Jamu Berbasis Ilmiah

Senin, 08 Juni 2026 • 15:51:01 WIB
Rektor UM Metro Jadi Pembina Dewan Jamu Indonesia Lampung, 3 Dosen Bidik Riset Jamu Berbasis Ilmiah
Rektor UM Metro resmi menjadi pembina Dewan Jamu Indonesia Provinsi Lampung.

BANDAR LAMPUNG — Pelantikan pengurus Dewan Jamu Indonesia (DJI) Provinsi Lampung menjadi momentum bagi Universitas Muhammadiyah Metro untuk memperkuat perannya dalam pengembangan jamu berbasis riset. Tiga dosen Program Studi Biomedis UM Metro kini resmi mengemban amanah di kepengurusan DJI Lampung.

Bidang Garapan Tiga Dosen UM Metro di DJI Lampung

Prof. Dr. Agus Sutanto, M.Si. ditunjuk sebagai pengurus bidang Pendidikan dan Inovasi Jamu. Ia akan fokus pada pengembangan kurikulum dan penelitian berbasis tanaman herbal lokal.

Suharno Zen, M.Sc. mengisi bidang Legislasi, Pemasaran, dan Promosi. Tugasnya mencakup advokasi regulasi serta strategi pemasaran produk jamu tradisional.

Miftahuz Zakiyah, M.Biomed. bertanggung jawab di bidang Pascapanen dan Pra-Klinik Jamu. Ia akan mendorong uji laboratorium dan standarisasi bahan baku jamu.

Rektor: Perguruan Tinggi Punya Peran Strategis

Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, menyambut baik keterlibatan kampusnya di DJI Lampung. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi, praktisi kesehatan, dan pemerintah.

“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan jamu melalui penelitian, inovasi, dan penguatan sumber daya manusia. Kami siap berkontribusi bersama Dewan Jamu Indonesia untuk memajukan pemanfaatan jamu yang aman, bermutu, dan berbasis ilmiah,” ujarnya dalam sambutan.

Pusat Dorong Jamu Masuk Sistem Kesehatan Nasional

Ketua DJI Pusat, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. dr. Daniel Tjen, Sp.S., menekankan potensi besar jamu sebagai bagian dari sistem kesehatan nasional. Ia mendorong pendekatan penelitian, inovasi, dan regulasi yang kuat agar jamu tidak hanya dianggap sebagai warisan budaya, tetapi juga produk kesehatan yang teruji secara ilmiah.

Sementara itu, Ketua DJI Provinsi Lampung, Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes., Sp.KKLP., menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci meningkatkan kualitas riset dan edukasi jamu berbasis ilmiah di tengah masyarakat.

Dukungan Pemprov dan Sejumlah Instansi

Acara pelantikan dibuka langsung oleh perwakilan Gubernur Lampung. Dalam sambutannya, pemerintah daerah menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan jamu sebagai potensi unggulan yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan derajat kesehatan warga.

Turut hadir Ketua IDI Wilayah Lampung, Ketua IDI Kota Bandar Lampung, Dandenkesyah Kodam II/Sriwijaya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Kepala Balai Besar POM di Bandar Lampung, Ketua Pengurus Daerah IAI Lampung, serta perwakilan Rektor Universitas Lampung dan Universitas Malahayati.

Komitmen UM Metro terhadap Riset Berbasis Potensi Lokal

Keterlibatan UM Metro di DJI Lampung bukan kali pertama. Kampus ini sebelumnya aktif dalam penelitian tanaman obat tradisional dan pengembangan produk jamu berbasis sumber daya lokal Lampung. Langkah ini diharapkan memperkuat ekosistem riset dan inovasi kesehatan tradisional di provinsi tersebut.

Bagikan
Sumber: radarmetro.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks