WAY KANAN — Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data IKK 2025 untuk seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. Di Provinsi Lampung, posisi Way Kanan berada di urutan ke-12 dari 15 daerah, atau masuk jajaran lima besar termahal di provinsi tersebut.
IKK merupakan indeks harga yang membandingkan tingkat kemahalan konstruksi antardaerah. Semakin tinggi angkanya, semakin mahal biaya mendirikan bangunan di lokasi tersebut. Kota Surabaya ditetapkan sebagai acuan dengan nilai 100 poin.
Di Mana Posisi Way Kanan Dibanding Daerah Lain di Lampung?
Data BPS menunjukkan bahwa harga konstruksi di Way Kanan masih lebih rendah dibandingkan Pesisir Barat yang menjadi daerah termahal dengan IKK 93,05 poin. Namun, Way Kanan lebih mahal ketimbang Lampung Timur yang justru menjadi daerah termurah dengan skor 83,69 poin.
Berikut lima kabupaten/kota dengan IKK terendah di Lampung pada 2025:
- Kabupaten Lampung Timur: 83,69 poin
- Kota Metro: 84,73 poin
- Kabupaten Pesawaran: 85,26 poin
- Kota Bandar Lampung: 85,34 poin
- Kabupaten Lampung Tengah: 86,25 poin
Sementara itu, lima daerah dengan IKK tertinggi di Lampung adalah:
- Kabupaten Pesisir Barat: 93,05 poin
- Kabupaten Lampung Barat: 92,01 poin
- Kabupaten Mesuji: 91,6 poin
- Kabupaten Way Kanan: 91,46 poin
- Kabupaten Tulang Bawang Barat: 90,56 poin
Apa Arti Angka 91,46 Poin bagi Pembangunan di Way Kanan?
Dalam lima tahun terakhir, IKK Way Kanan hanya naik 0,38 poin. Kenaikan yang relatif landai ini mengindikasikan bahwa tekanan biaya material dan upah pekerja di daerah tersebut tidak terlalu tajam dibanding daerah lain di Lampung.
Meski masuk kategori termahal di provinsi, angka tersebut masih di bawah kota acuan. Artinya, secara relatif, biaya konstruksi di Way Kanan lebih murah ketimbang di Surabaya. Hal ini bisa menjadi pertimbangan bagi investor atau pemerintah daerah dalam merencanakan proyek infrastruktur ke depan.
Mengapa IKK Penting bagi Perencanaan Anggaran Daerah?
Pemerintah daerah kerap menggunakan data IKK sebagai acuan dalam menyusun standar harga satuan bangunan untuk proyek-proyek yang bersumber dari APBD. Semakin akurat data IKK, semakin realistis pula perencanaan anggaran pembangunan di tingkat kabupaten.
Bagi kontraktor lokal, data ini juga menjadi patokan dalam menentukan harga penawaran proyek konstruksi. Fluktuasi harga semen, besi, dan upah tukang di Way Kanan akan langsung tercermin dari pergerakan IKK setiap tahunnya.