Pencarian

Pendapatan APBD Lampung Capai Rp2,56 Triliun dalam Lima Bulan, PAD Tembus Rp1,468 Triliun

Rabu, 03 Juni 2026 • 18:24:01 WIB
Pendapatan APBD Lampung Capai Rp2,56 Triliun dalam Lima Bulan, PAD Tembus Rp1,468 Triliun
Pendapatan APBD Lampung mencapai Rp2,56 triliun hingga akhir Mei 2026.

BANDAR LAMPUNG — Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung hingga 29 Mei 2026 menunjukkan pendapatan masih unggul dibandingkan belanja. Data dari BPKAD Lampung menyebutkan, pendapatan daerah telah terealisasi 36,56 persen dari target Rp7,9 triliun, sementara belanja daerah baru mencapai 28,13 persen.

Secara nominal, pendapatan yang masuk ke kas daerah mencapai Rp2,56 triliun. Adapun belanja yang telah dikeluarkan pemerintah provinsi tercatat Rp2,226 triliun. “Ya betul, realisasi pendapatan daerah sebesar Rp2,56 triliun. Jadi masih lebih besar pendapatan dibandingkan nilai belanjanya,” ujar Mirza, Rabu (3/6/2026).

PAD Lampung Tembus Rp1,468 Triliun, Pajak Jadi Andalan

Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjadi tulang punggung fiskal daerah tercatat telah mencapai Rp1,468 triliun. Angka ini setara 36,50 persen dari target PAD tahun 2026 yang sebesar Rp4 triliun. Komponen PAD meliputi pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.

Mirza menjelaskan, capaian ini menunjukkan bahwa sektor pajak dan retribusi di Lampung masih bergerak sesuai proyeksi. Meski belum genap setengah tahun, realisasi PAD sudah di atas sepertiga target tahunan.

Belanja Pemprov Lampung: Prioritas pada Kewajiban Wajib dan Mengikat

Dari sisi belanja, Pemprov Lampung mengaku telah mengeluarkan Rp2,226 triliun hingga akhir Mei. Mirza menegaskan, penggunaan anggaran difokuskan pada belanja yang bersifat wajib dan mengikat, belanja prioritas, serta operasional tugas pokok dan fungsi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Sampai sejauh ini tidak ada kendala. Kita berfokus pada belanja wajib dan mengikat, belanja prioritas, serta operasional pelaksanaan tugas pokok dan fungsi masing-masing OPD,” kata Mirza.

Dengan sisa waktu tujuh bulan ke depan, Pemprov Lampung masih memiliki ruang untuk mengoptimalkan serapan anggaran. Target belanja daerah tahun 2026 sendiri mencapai sekitar Rp7,9 triliun, sehingga masih ada potensi belanja lebih dari Rp5,6 triliun yang harus direalisasikan hingga akhir tahun.

Bagikan
Sumber: radarlampung.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks