BANDAR LAMPUNG — Langkah tegas itu diambil sebagai wujud komitmen institusi mewujudkan zero pelanggaran di dalam lapas. Petugas gabungan yang terdiri dari jajaran struktural, staf, tim medis, dan Satopspatnal bergerak menyusuri seluruh fasilitas blok hunian untuk melakukan pemeriksaan secara saksama.
Pendekatan Humanis Berpadu dengan Pengawasan Ketat
Tak hanya fokus pada pengamanan fisik, tim medis yang dilibatkan dalam kegiatan ini sekaligus menjalankan inovasi jemput bola pelayanan kesehatan. Setiap keluhan medis dari warga binaan langsung didengar, diperiksa, dan ditangani di lokasi blok hunian tanpa harus antre ke klinik.
“Deteksi dini pasca apel ini adalah bukti komitmen mutlak institusi. Lingkungan pembinaan harus dipastikan selalu bersih dan aman dari segala bentuk barang terlarang,” ujar Ike Rahmawati di sela-sela pemantauan.
Sinergi Pengawasan dan Pelayanan Kesehatan
Kalapas menambahkan, pendekatan humanis melalui jemput bola pelayanan kesehatan terus dikedepankan agar hak dasar para penghuni terpenuhi. Sinergi antara ketegasan pengawasan berlapis dan kehangatan pelayanan ini menjadi kunci menjaga kondisi Lapas Kelas I Bandar Lampung tetap aman, tertib, dan kondusif.