BANDARLAMPUNG — Angka operasional dapur SPPG di Lampung telah mencapai 88 persen dari total keseluruhan yang disetujui pemerintah pusat. Ketua Pelaksana Satgas MBG Provinsi Lampung Saipul mengungkapkan, dari 1.326 dapur yang sudah mengantongi surat keputusan (SK), sebanyak 1.158 unit sudah aktif menjalankan produksi.
“Dapur SPPG di Provinsi Lampung yang sudah beroperasi cukup banyak,” ujar Saipul di Bandarlampung, Minggu.
Berapa Dapur yang Masih Tahap Persiapan?
Sisa 168 dapur SPPG lainnya masih dalam tahap persiapan. Satgas MBG Provinsi Lampung memastikan proses penyelesaian terus dikejar agar seluruh titik layanan bisa berfungsi maksimal pada tahun ini.
“Diharapkan ini bisa melayani sasaran MBG dengan baik dan meningkatkan gizi sasaran penerima manfaat,” kata Saipul.
Fokus Perbaikan Pelayanan Sepanjang 2026
Dengan bertambahnya dapur yang beroperasi, pemerintah daerah disebut akan lebih fokus menjangkau penerima manfaat yang tersebar di 15 kabupaten dan kota. Saipul menambahkan, pada 2026 ini Pemprov Lampung juga tengah mendorong perbaikan pelayanan agar program berjalan efektif.
“Pada tahun 2026 ini pun pemerintah daerah berupaya melakukan perbaikan pelayanan agar Program MBG bisa terlaksana serta bermanfaat dengan baik,” ucap Kepala Satgas MBG Provinsi Lampung itu.
Program Makan Bergizi Gratis: Target dan Manfaat
MBG merupakan program nasional yang menyasar pemenuhan gizi bagi kelompok rentan, termasuk anak sekolah, ibu hamil, dan balita. Kehadiran dapur SPPG di tiap kecamatan menjadi kunci distribusi makanan bergizi tepat sasaran.
Dengan total 1.326 dapur yang telah mendapat SK pusat, Lampung menjadi salah satu provinsi dengan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi terbanyak di Sumatera. Pemerintah berharap seluruh dapur yang masih dalam tahap persiapan bisa rampung dalam waktu dekat.