BANDAR LAMPUNG — Hujan deras disertai angin kencang memicu pohon tumbang di tiga titik wilayah Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, Rabu (29/4/2026) siang. Insiden akibat cuaca ekstrem ini sempat mengganggu arus lalu lintas sebelum kepolisian dan BPBD Bandar Lampung melakukan evakuasi cepat guna memastikan keamanan pengguna jalan.
BANDAR LAMPUNG — Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang melanda wilayah Kota Bandar Lampung pada Rabu (29/4/2026) siang. Kondisi ini mengakibatkan sejumlah pohon besar tumbang di beberapa titik strategis di Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, yang sempat memicu kemacetan.
Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Karang Barat mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.05 WIB. Petugas gabungan segera dikerahkan ke lapangan untuk membersihkan material pohon yang menutupi badan jalan agar aktivitas masyarakat tidak terhambat terlalu lama.
Sebaran Tiga Lokasi Pohon Tumbang di Pahoman
Berdasarkan data lapangan, terdapat tiga lokasi utama yang terdampak cukup parah. Titik pertama berada di Jalan Way Rarem, tepatnya di simpang Kantor Kelurahan Enggal. Di lokasi ini, satu pohon jenis jati tumbang dan menghalangi akses persimpangan jalan yang biasanya padat oleh kendaraan warga setempat.
Lokasi kedua terpantau di Jalan Dr. Susilo, area sekitar lampu merah. Sebuah pohon beringin berukuran besar roboh ke arah jalan raya, sehingga mengganggu arus lalu lintas kendaraan dari arah perkantoran menuju pusat kota. Mengingat posisinya yang berada di jalur utama, titik ini sempat menjadi fokus utama penanganan petugas.
Sementara itu, titik ketiga berada di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebun Jahe, Jalan Kamboja, Kelurahan Enggal. Di lokasi ini, sebuah pohon randu tumbang akibat terjangan angin kencang. Meski berada di area pemakaman, posisi pohon yang tumbang tetap memerlukan penanganan segera agar tidak membahayakan warga yang melintas di sekitar area tersebut.
Evakuasi Material dan Pengaturan Arus Lalu Lintas
Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Ono Karyono, menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat sesaat setelah menerima laporan warga. Sinergi antara kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung menjadi kunci percepatan evakuasi material pohon di ketiga lokasi tersebut.
“Akibat hujan deras dan angin kencang, beberapa pohon tumbang di wilayah Kelurahan Pahoman dan sekitarnya. Ada tiga lokasi yang terdampak dan langsung kami lakukan penanganan bersama petugas terkait,” kata AKP Ono Karyono, Rabu (29/4/2026).
Selain proses pemotongan dahan dan pembersihan batang pohon, personel kepolisian juga ditempatkan di titik-titik rawan untuk mengatur sirkulasi kendaraan. “Personel langsung kami kerahkan untuk mengatur dan mengalihkan arus lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan kendaraan. Kami juga berkoordinasi dengan BPBD Kota Bandar Lampung untuk proses pembersihan dan pemotongan pohon yang tumbang,” ujarnya.
Imbauan Keselamatan di Tengah Cuaca Ekstrem
Hingga berita ini diturunkan, kondisi di ketiga lokasi tersebut dilaporkan telah berangsur normal. Seluruh material pohon yang sempat menutupi badan jalan telah berhasil dievakuasi oleh petugas BPBD. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan akibat rentetan kejadian ini.
Kendati demikian, pihak kepolisian tetap meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di tengah cuaca buruk. Potensi pohon tumbang masih menjadi ancaman serius di wilayah Bandar Lampung yang memiliki banyak pohon besar di pinggir jalan protokol.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika hujan deras dan angin kencang. Hindari berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar demi keselamatan,” tutup AKP Ono Karyono. Langkah antisipasi dini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan bagi pengguna jalan di masa mendatang.