Polresta Bandar Lampung berhasil menggagalkan aksi tawuran dengan mengamankan 14 remaja yang berkumpul di kawasan Stadion Pahoman pada Rabu malam (29/4/2026). Penggagalan tersebut berawal dari laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 Polri, memicu patroli gabungan yang menemukan kelompok tersebut sebelum situasi membahayakan.
Bandar Lampung — Kepolisian Resor Bandar Lampung berhasil mencegah terjadinya bentrokan fisik antar kelompok remaja melalui respons cepat terhadap laporan masyarakat. Sebanyak 14 remaja yang diduga akan melakukan tawuran di sekitar Stadion Pahoman langsung diamankan oleh petugas Sat Samapta Polresta Bandar Lampung bersama Polsek Tanjung Karang Barat pada malam hari.
Laporan Warga Memicu Operasi Pencegahan
Aksi penggagalan tawuran ini dimulai setelah masyarakat melaporkan adanya sekelompok remaja yang berkumpul dan dicurigai akan melakukan aksi tawuran di kawasan Stadion Pahoman. Laporan tersebut masuk melalui layanan darurat 110 Polri, memicu respons operasional dari unsur keamanan.
Menindaklanjuti laporan, patroli gabungan langsung melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Saat melakukan penjelajahan, petugas mendapati 14 orang remaja tengah berkumpul di area yang menjadi pusat perhatian operasi. Tanpa mengalami perlawanan, seluruh remaja tersebut diamankan dan dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Investigasi Terhadap Motif dan Kelompok Terlibat
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terkait motif para remaja tersebut. "Seluruh remaja yang diamankan masih dalam proses pemeriksaan. Kami masih mendalami apakah benar akan terjadi tawuran, serta kelompok mana yang terlibat," ungkapnya saat dihubungi Kamis (30/4/2026).
Polisi sedang menelusuri identitas kelompok yang terlibat dan tujuan sebenarnya mereka berkumpul di lokasi Stadion Pahoman. Proses pemeriksaan dilakukan untuk memastikan apakah akumulasi remaja tersebut adalah benarbenar rencana tawuran atau sekadar kegiatan rutin yang kebetulan menimbulkan kecurigaan.
Imbauan untuk Orang Tua dan Pencegahan Kenakalan Remaja
Merespons peristiwa ini, Polresta Bandar Lampung mengeluarkan imbauan kepada orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama saat malam hari. Langkah preventif ini bertujuan untuk menekan keterlibatan remaja dalam aksi kenakalan maupun tindak kriminal lainnya.
Upaya penggagalan tawuran ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bandar Lampung, sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara aparat dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.