Pertamina Tahan Harga BBM Nonsubsidi Oktober 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Penulis: Rizky Firmansyah  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:22:01 WIB
Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM nonsubsidi tidak berubah pada Oktober 2026.

LAMPUNG — PT Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM nonsubsidi tidak berubah pada Oktober 2026, dengan Pertamax Turbo tetap Rp19.600 per liter di wilayah PBBKB 5 persen seperti DKI Jakarta. Kebijakan menahan harga ditempuh dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat. Keputusan ini berlaku setelah penyesuaian terakhir pada 2 September 2026.

Paragraf pembuka: VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyatakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi belum dilakukan untuk periode ini. Pertamina menimbang berbagai faktor sebelum mengambil keputusan soal tarif di SPBU.

Harga Terakhir Berlaku Sejak 2 September 2026

Patokan harga yang masih dipakai merujuk pada penetapan per 2 September 2026. Pada tanggal itu, sejumlah produk nonsubsidi mengalami kenaikan dibanding periode sebelumnya.

Pertamax Turbo untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya, dibanderol Rp19.600 per liter. Angka itu naik dari sebelumnya Rp18.300 per liter.

Pertamax Green 95 dijual Rp19.150 per liter, meningkat dari Rp16.600 per liter. Kenaikan juga terjadi pada Dexlite yang kini Rp23.700 per liter dari Rp19.700, serta Pertamina Dex menjadi Rp25.200 per liter dari Rp21.150.

Alasan Pertamina Menahan Harga

Kitty menjelaskan, keputusan menahan harga nonsubsidi diambil dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat. Pernyataan itu disampaikan melalui keterangan resmi pada Kamis (1/10/2026).

"Adapun untuk BBM nonsubsidi, dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat maka sampai saat ini masih diterapkan harga yang sama dengan periode sebelumnya," ujar Kitty.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa harga di SPBU Pertamina belum bergerak sejak penyesuaian awal September. Pembeli BBM nonsubsidi di wilayah dengan PBBKB 5 persen masih membayar tarif yang sama seperti pekan-pekan sebelumnya.

Dampak ke Pengguna dan Pelaku Usaha

Bagi pengguna kendaraan pribadi di Jabodetabek, harga Pertamax Turbo yang bertahan di Rp19.600 per liter berarti biaya pengisian tidak bertambah pada bulan ini. Pemilik kendaraan diesel yang memakai Dexlite juga masih membayar Rp23.700 per liter.

Pelaku usaha yang bergantung pada angkutan barang mendapat kelonggaran karena komponen biaya bahan bakar tidak naik. Namun harga yang lebih tinggi dibanding periode sebelum September tetap membebani operasional harian mereka.

Yang Perlu Dicermati ke Depan

Pertamina belum memberi sinyal kapan harga nonsubsidi akan disesuaikan lagi. Keputusan berikutnya akan bergantung pada pergerakan faktor pembentuk harga dan kondisi ekonomi masyarakat.

Posisi harga Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex saat ini menjadi acuan bagi konsumen yang ingin menghitung ulang anggaran bahan bakar. Perbandingan dengan penawaran SPBU lain seperti Shell, BP, dan Vivo juga relevan bagi pengguna yang mencari opsi termurah.

Penetapan harga pada 2 September 2026 menjadi titik terakhir perubahan tarif nonsubsidi Pertamina. Sejak itu, tidak ada penyesuaian baru yang diumumkan hingga periode Oktober 2026.

Reporter: Rizky Firmansyah
Sumber: inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top