KALIANDA — Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan M Darmawan meminta seluruh perangkat daerah terkait menyiapkan petugas yang bertanggung jawab atas dokumen dan data pendukung penilaian PPE. Menurut dia, seluruh bahan harus tersedia dengan baik agar dapat dipertanggungjawabkan saat proses verifikasi.
Darmawan menegaskan komitmen terhadap kesetaraan gender mesti tampak bukan hanya lewat kebijakan, tetapi juga dalam program dan kegiatan pembangunan. Kesiapan dokumen menjadi cara menunjukkan hal itu kepada tim penilai.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lampung Selatan Nessi Yunita menempatkan kesesuaian informasi dengan dokumen pendukung sebagai perhatian utama. Dia berharap setiap perangkat daerah menyampaikan data secara akurat sesuai kondisi dan pelaksanaan program di lapangan.
“Pada 3 November nanti kita akan mengikuti verifikasi melalui Zoom Meeting dengan menunjukkan komitmen pimpinan dan kesiapan data dari masing-masing perangkat daerah. Kami berharap jawaban dan dokumen yang disampaikan saat verifikasi selaras dengan kondisi serta implementasi di lapangan, sehingga hasil penilaian dapat meningkat,” kata Nessi.
Dukungan pimpinan terhadap penerapan Pengarusutamaan Gender (PUG) juga menjadi bagian yang diminta ditunjukkan dalam tahapan verifikasi.
Berdasarkan jadwal yang disampaikan dalam rapat, evaluasi mandiri berlangsung pada Februari hingga April. Evaluasi administrasi menyusul pada 16-18 Oktober, sebelum verifikasi daring pada 3 November.
Pengumuman hasil penilaian dijadwalkan pada Desember 2026. Seluruh tahapan itu menjadi penentu apakah Lampung Selatan naik dari Pratama ke Nindya.
Parahita Ekapraya merupakan bentuk apresiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kepada kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Penghargaan diberikan atas komitmen dan upaya mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan hak anak melalui strategi PUG.
Pemkab Lampung Selatan berharap target peningkatan peringkat menjadi Nindya mendorong penguatan perspektif gender di seluruh tahapan pembangunan. Mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi program.