TULANG BAWANG BARAT — Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. Novriwan Jaya, melontarkan pernyataan tegas di hadapan para pengurus masjid dan perangkat tiyuh (desa) mengenai prioritas pembangunan keumatan. Menurutnya, mengumpulkan kas masjid untuk pembangunan fisik itu baik, namun tidak boleh mengabaikan persoalan sosial di sekitarnya.
"Penting mana membangun masjid atau membangun umat? Jawabannya adalah umat. Mengumpulkan kas masjid untuk pembangunan fisik itu baik, tetapi jangan sampai di sekitar masjid ada anak yang putus sekolah atau warga yang tidak bisa berobat," tegas Novriwan di Gunung Agung, Rabu (26/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat membuka resmi Bimtek UPZ Tiyuh sekaligus penyaluran KUR Super Mikro Bank Lampung. Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Tiyuh Tunas Jaya ini mengusung tema penguatan koordinasi, sinergitas, dan optimalisasi pengelolaan zakat.
Dalam laporannya, Ketua Baznas Tubaba, H. Purwanto, menyebut kegiatan ini diikuti oleh perwakilan UPZ Tiyuh yang terdiri dari ketua dan bendahara, Kepala Tiyuh, serta pemuda Karang Taruna. Para peserta dibekali tata kelola zakat agar penyaluran lebih akuntabel dan berdampak nyata bagi mustahik.
Purwanto menjelaskan, potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Baznas Tubaba sejauh ini berjalan optimal. Hal ini tidak lepas dari komitmen pemerintah daerah yang secara konsisten melakukan pemotongan zakat 2,5 persen dari gaji para ASN dan pejabat daerah.
"Keberhasilan tata kelola ZIS ini tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah daerah. Bahkan pada tahun 2025 lalu, Bupati Tulang Bawang Barat meraih penghargaan nasional Baznas Award 2025 untuk kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat dari Baznas Pusat," ujar Purwanto.
Momentum kegiatan ini juga diwarnai penyerahan bantuan permodalan KUR Super Mikro dari Bank Lampung. Program ini merupakan manifestasi dari program prioritas Tubaba Q Berdaya yang ditujukan untuk mendorong kemandirian serta daya saing para pelaku usaha mikro setempat.
Penyaluran modal usaha ini dinilai strategis untuk menggerakkan perekonomian warga di tingkat akar rumput. Dengan adanya akses permodalan yang mudah, diharapkan pelaku UMKM di tiyuh dapat mengembangkan usahanya dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Novriwan berharap melalui Bimtek ini, pengurus UPZ dan perangkat tiyuh dapat bersinergi. Pengelolaan zakat yang transparan dan penyaluran KUR yang tepat sasaran menjadi fondasi untuk menciptakan kemandirian ekonomi warga Tubaba secara menyeluruh.