12 Pj Peratin di Empat Kecamatan Lampung Barat Resmi Dilantik, Wagub Ingatkan Larangan Sapu Bersih Perangkat

Penulis: Rizky Firmansyah  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 00:34:31 WIB
Wakil Bupati Lampung Barat memimpin pelantikan 12 Penjabat Peratin di empat kecamatan.

LAMPUNG BARAT — Sebanyak 12 Penjabat (Pj) Peratin resmi mengemban tugas baru di empat kecamatan, menyusul pelantikan serentak yang digelar pada Rabu (26/8/2026). Pengangkatan mereka tertuang dalam Keputusan Bupati Lampung Barat Nomor B/262/KPTS/III.12/2026.

Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin yang memimpin langsung prosesi pelantikan di Kecamatan Sukau menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi administratif. Ia menyebut kepercayaan negara dan masyarakat yang diberikan harus dikelola menjadi pelayanan nyata bagi warga.

“Saudara ditunjuk bukan karena kebetulan. Ini adalah kepercayaan negara dan masyarakat. Jabatan ini adalah ujian. Bagaimana saudara mengelola kepercayaan itu menjadi pelayanan nyata,” kata Mad Hasnurin dalam sambutannya.

Larangan Tegas Soal Pergantian Perangkat Pekon

Mad Hasnurin memberikan arahan keras terkait dinamika di tingkat pekon. Ia menegaskan bahwa pelantikan Pj Peratin tidak boleh dijadikan momentum untuk mengganti seluruh perangkat pekon yang ada.

“Jangan jadikan ini ajang sapu bersih. Pengangkatan dan pemberhentian perangkat ada mekanismenya. Wajib konsultasi ke Camat dan mendapat persetujuan Bupati. Jika dilanggar, maka itu cacat hukum,” ujarnya.

Ia juga meminta para Pj Peratin untuk memastikan pintu balai pekon terbuka bagi seluruh warga. Tidak boleh ada masyarakat yang merasa terabaikan, baik dalam pengurusan administrasi, penyaluran bantuan sosial, hingga penanganan konflik.

Prioritas Pengelolaan Dana Desa

Dalam kesempatan yang sama, Mad Hasnurin mengingatkan agar pengelolaan Dana Desa benar-benar transparan dan akuntabel. Sinergi dengan LHP serta lembaga kemasyarakatan desa wajib dibangun untuk mendukung program prioritas.

Alokasi anggaran desa diminta difokuskan pada program yang berdampak langsung terhadap pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, pemberdayaan ekonomi, dan perbaikan infrastruktur dasar. Seluruh kebijakan yang diambil Pj Peratin juga harus berpegang pada aturan yang berlaku.

Daftar 12 Pj Peratin yang Dilantik

Pelantikan di Kecamatan Sukau dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin, dengan dua pekon yang dipimpin oleh pejabat baru:

  • Dharma Setiawan, S.H — Pj Peratin Pekon Bandar Baru
  • Selamat Mulyadi — Pj Peratin Pekon Bumi Jaya

Sementara itu, pelantikan di Kecamatan Belalau dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (KESRA) Ahmad Hikami. Dua nama dilantik di kecamatan ini:

  • Asmaranita — Pj Peratin Pekon Hujung
  • Selamat Putra — Pj Peratin Pekon Pajar Agung

Kecamatan Air Hitam menjadi wilayah dengan jumlah Pj Peratin terbanyak, yakni lima orang. Pelantikan di sana dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pirwan.

  • Harsono — Pj Peratin Pekon Sinar Jaya
  • Hamidi — Pj Peratin Pekon Sidodadi
  • Muhaimin — Pj Peratin Pekon Rigis
  • Tri Wedarti — Pj Peratin Pekon Sukadamai
  • Evi Yanto — Pj Peratin Pekon Sukajadi

Terakhir, di Kecamatan Kebun Tebu, pelantikan dihadiri Plt. Asisten III Bidang Administrasi Umum Syaekhuddin. Tiga nama dilantik untuk memimpin pekon di wilayah tersebut.

  • Distomi, SP — Pj Peratin Pekon Tri Budimakmur
  • Dedi Gunawan, SH — Pj Peratin Pekon Ciptamulya
  • Fhitri Aydi, S.Sos — Pj Peratin Pekon Sinar Luas

Masa Tugas Satu Tahun di Bawah Pengawasan Camat

Ahmad Hikami menambahkan, masa tugas para Pj Peratin berlangsung selama satu tahun ke depan. Selama periode tersebut, pelaksanaan tugas mereka akan terus berada dalam pembinaan dan pengawasan camat setempat hingga nantinya terpilih Peratin definitif.

“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik. Selama satu tahun ke depan, pelaksanaan tugas Pj Peratin akan terus berada dalam pembinaan dan pengawasan Camat hingga nanti ada Peratin definitif terpilih,” ujar Hikami.

Ia berharap sinergi antara pemerintah pekon dan kecamatan dapat berjalan harmonis. Hal ini dinilai krusial agar pelayanan kepada masyarakat di tingkat akar rumput tidak mengalami hambatan.

Reporter: Rizky Firmansyah
Sumber: beritainvestigasi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top