Pemkab Tanggamus Jajaki Investasi China untuk Hilirisasi Kelapa dan Perikanan, Ini Sektor yang Disorot

Penulis: Hendra Mukhtar  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 00:30:31 WIB
Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi menerima rombongan calon investor China di lokasi industri kelapa Tanjung Anom, Kecamatan Kotaagung Timur.

TANGGAMUS — Langkah awal penjajakan investasi ini ditandai dengan kunjungan rombongan ke lokasi industri kelapa di Tanjung Anom, Kecamatan Kotaagung Timur. Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi menerima langsung rombongan yang didampingi Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala OPD, hingga sejumlah camat.

Kepala Bapperida Tanggamus Doni Sangaji Berisang menegaskan bahwa kunjungan ini masih berada pada tahap pengenalan potensi, belum ada kesepakatan nilai investasi maupun bentuk kerja sama. "Baru pertama kali ini, hanya sebatas pengenalan komoditas kelapa. Selanjutnya Tanggamus kan dikenal dengan Teluk Semaka, yang pastinya potensi ikannya sangat tinggi," kata Doni dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).

Hilirisasi Kelapa: Sabut Hingga Batok Berpeluang Diekspor

Fokus pengembangan tidak hanya pada produk utama kelapa. Doni menjelaskan, berbagai bagian kelapa seperti sabut, air, dan batok dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi. Sabut kelapa misalnya, berpotensi dikembangkan menjadi bahan serat yang memiliki pasar luas.

"Makanya kita terus menggandeng investor-investor yang tertarik di Tanggamus. Kita harus pelan-pelan melihat potensi-potensi yang memang bisa diunggulkan untuk dijual ke luar, yang sifatnya ekspor," ujarnya.

Teluk Semaka Jadi Modal Besar Sektor Perikanan

Selain kelapa, rombongan juga meninjau Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kotaagung untuk melihat potensi perikanan tangkap. Perhatian utama calon investor tertuju pada kebutuhan infrastruktur pendukung, terutama fasilitas penyimpanan dingin atau cold storage.

Menurut Doni, keberadaan Teluk Semaka menjadi modal penting bagi pengembangan industri perikanan di daerah itu. Dari hasil peninjauan, calon investor mulai melihat peluang pengembangan yang bisa direalisasikan. "Alhamdulillah tadi terlihat ada segmen positif dari investor yang bisa dikembangkan, adanya cold storage, terus adanya sifatnya mandiri, kemandirian Tanggamus dari sektor perikanan," jelasnya.

Investor Juga Akan Tinjau Potensi di Wilayah Selatan

Penjajakan investasi tidak berhenti di wilayah Kotaagung. BP Taskin dan calon investor dijadwalkan melanjutkan peninjauan ke wilayah selatan Tanggamus, mencakup Wonosobo, Semaka, dan Pematang Sawa.

"Potensi kita bukan hanya di atas. Kita memperkenalkan juga di bawah, Wonosobo, Semaka dan Pematang Sawa. Kita kenalkan juga potensinya," ujar Doni.

Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi menempatkan langkah ini sebagai bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung ke masyarakat. Hilirisasi menjadi arah pengembangan agar komoditas tidak berhenti sebagai bahan mentah.

Pengembangan industri ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat rantai ekonomi lokal, serta mendukung percepatan pengentasan kemiskinan di Tanggamus. Rombongan yang hadir antara lain Staf Ahli BP Taskin H. M. Sangaji, jajaran PT Titik Terang Solusindo, serta perwakilan PT Green Energy Investment Consultancy.

Reporter: Hendra Mukhtar
Sumber: mediarakata.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top