TransNusa Resmi Terbang dari Lampung ke Kuala Lumpur Setiap Hari, Tiket Mulai Rp 1,59 Juta

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 00:30:01 WIB
Pesawat TransNusa bersiap di apron Bandara Internasional Radin Inten II, Lampung, untuk melayani rute penerbangan langsung ke Kuala Lumpur.

LAMPUNG — Kabar baik bagi warga Lampung yang hendak bepergian ke Malaysia. TransNusa resmi mengoperasikan penerbangan langsung dari Bandara Internasional Radin Inten II menuju Kuala Lumpur setiap hari, dengan tarif perdana mulai Rp 1.599.000 untuk sekali jalan.

Rute ini merupakan yang pertama kalinya kembali menghubungkan Lampung dengan luar negeri secara reguler. Sebelumnya, TransNusa hanya mengoperasikan penerbangan charter dari Lampung, dan kini layanan tersebut ditingkatkan menjadi jadwal harian tetap.

Tarif Promo dan Waktu Tempuh ke Jakarta

Untuk menarik minat penumpang di tahap awal, TransNusa membanderol tiket Jakarta-Lampung mulai Rp 699.000. Adapun tiket dari Kuala Lumpur menuju Lampung dibanderol mulai MYR 399.

Penerbangan Jakarta-Lampung sendiri hanya memakan waktu sekitar 45-60 menit. Rute domestik ini menjadi bagian dari strategi TransNusa menjadikan Jakarta sebagai titik hub bagi penumpang dari Lampung untuk melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta, Denpasar, Lombok, Singkawang, hingga destinasi internasional lain dalam jaringan maskapai.

Bukan Cuma Wisata, Bidik Pasien dan Pekerja Migran

Group CEO TransNusa, Datuk Bernard Francis, menegaskan bahwa pasar rute ini tidak hanya menyasar wisatawan. Pihaknya melihat potensi besar dari kebutuhan perjalanan bisnis, kunjungan keluarga, mobilitas tenaga kerja, hingga layanan kesehatan.

"Kami juga melihat, perjalanan untuk kebutuhan medis dari Lampung juga sudah ada ke Singapura, Bangkok, dan Kuala Lumpur. Dengan penerbangan langsung, aksesnya menjadi lebih dekat dan mudah," ujar Datuk Bernard, Rabu (26/8/2026).

Ia menambahkan, Lampung dengan populasi sekitar 9,5 juta jiwa memiliki peluang kuat untuk perdagangan dan pariwisata. Kuala Lumpur dinilai strategis sebagai pintu masuk menuju jaringan penerbangan lanjutan, termasuk untuk perjalanan umrah.

Target Load Factor di Atas 70 Persen

Tahap awal, TransNusa mengoperasikan pesawat COMAC C909 berkapasitas 95 penumpang pada kedua rute tersebut. Pemilihan armada ini disesuaikan dengan proyeksi permintaan serta karakteristik rute.

Perusahaan menargetkan tingkat keterisian penumpang terus meningkat dalam beberapa bulan pertama. "Untuk rute baru seperti ini, kalau kita memulainya dengan sekitar 50 persen load factor, itu sudah menjadi awal yang baik. Kami berharap dalam tiga sampai enam bulan bisa meningkat lebih dari 70 persen," kata Datuk Bernard.

Direktur Utama TransNusa Bayu Sutanto menyebut pembukaan dua rute ini merupakan wujud komitmen perusahaan memperluas konektivitas antarkota di Indonesia sekaligus menghubungkan daerah dengan destinasi internasional. Jika respons pasar positif, TransNusa membuka peluang menambah frekuensi maupun menggunakan pesawat berkapasitas lebih besar.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: javasatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top