LAMPUNG UTARA — Sebanyak 20 atlet pencak silat asal Lampung Utara resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kejuaraan Sirkuit Pencak Silat tingkat provinsi. Keberangkatan mereka dilepas langsung oleh Ketua IPSI Lampung Utara, Romli, di kantor sekretariat pada Kamis (28/5/2026). Ajang ini menjadi batu loncatan utama bagi para atlet sebelum berlaga di Porprov 2026.
Romli menjelaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa. “Ini bagian dari persiapan strategis menghadapi Pekan Olahraga Provinsi tahun 2026,” ujarnya dalam sambutan pelepasan. Ia menilai sirkuit ini menjadi kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan dan matang secara mental sebelum event besar nanti.
Dalam arahannya, Romli berpesan agar seluruh atlet menjaga nama baik daerah dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia menekankan bahwa setiap prestasi membutuhkan perjuangan dan dedikasi tinggi.
Meski target medali menjadi sasaran, Romli menegaskan keselamatan atlet adalah yang utama. “Target utama adalah berangkat dengan sehat dan pulang dengan sehat. Soal juara, itu adalah tujuan berikutnya,” tegasnya. Pesan ini disampaikan mengingat intensitas pertandingan yang cukup padat selama tiga hari ke depan.
Ia juga mengapresiasi semangat para atlet muda yang disebutnya sebagai pendekar Bumi Ragem Tunas Lampung. “Di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan, mereka telah membuktikan semangat luar biasa untuk melestarikan olahraga pencak silat. Saya minta mereka tetap optimis,” tambah Romli.
Sekretaris IPSI Lampung Utara, Imam Hanafi, menyebutkan bahwa pihaknya menargetkan perolehan medali bagi seluruh atlet yang diturunkan. Target ini bukan tanpa dasar. Pada turnamen tingkat provinsi sebelumnya, dari 18 atlet yang dikirim, 17 di antaranya berhasil membawa pulang medali.
“Kami optimistis dengan persiapan kali ini. Para atlet sudah menjalani latihan intensif,” ujar Imam Hanafi. Pertandingan Sirkuit IPSI ini akan digelar di Padepokan Pencak Silat IPSI Provinsi Lampung.