Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana Ajak Warga Perkuat Kebersamaan dan Gotong Royong Usai Salat Idul Adha

Penulis: Hendra Mukhtar  •  Rabu, 27 Mei 2026 | 12:27:01 WIB
Wali Kota Eva Dwiana mengajak warga Bandarlampung memperkuat kebersamaan usai Salat Idul Adha di Masjid Al-Furqon.

BANDARLAMPUNG — Momen Idul Adha menjadi panggung bagi Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana untuk menyerukan penguatan sinergi antara masyarakat dan pemerintah. Dalam sambutannya usai salat di Masjid Al-Furqon, Eva mengapresiasi kepedulian warga, khususnya umat Islam, yang dinilai aktif mendukung kegiatan sosial dan pembangunan daerah melalui doa serta kontribusi nyata.

Harapan di Balik Idul Adha: Kesejahteraan dan Keamanan Warga

Eva menyampaikan harapan agar kesejahteraan masyarakat Bandarlampung semakin baik, pembangunan berjalan lancar, dan seluruh warga hidup dalam keadaan aman serta damai. “Sinergi antara masyarakat dan pemerintah menjadi kunci penting dalam menjaga keharmonisan serta mempercepat pembangunan kota,” ujarnya.

Kolaborasi Lintas Elemen untuk Bandarlampung Maju

Wali kota dua periode itu meminta seluruh elemen masyarakat terus berkolaborasi dengan pemerintah. “Kami berharap seluruh elemen masyarakat terus berkolaborasi dengan baik bersama pemerintah agar Bandarlampung menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera,” kata Eva.

Ia juga mengajak warga menjaga persatuan dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat. “Selamat Hari Raya Idul Adha, semoga hari kurban ini dapat membawa keberkahan bagi masyarakat. Semoga seluruh masyarakat Bandarlampung diberikan yang terbaik dan kehidupan yang semakin baik ke depannya,” tutup Eva.

Fakta Singkat Idul Adha di Bandarlampung

  • Wali Kota Eva Dwiana memimpin ajakan kebersamaan usai Salat Idul Adha di Masjid Al-Furqon.
  • Fokus pesan: gotong royong, kesabaran, dan kolaborasi warga-pemerintah.
  • Harapan utama: kesejahteraan masyarakat dan kelancaran pembangunan kota.
Reporter: Hendra Mukhtar
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top