BANDAR LAMPUNG — Rincian 539 lulusan itu terdiri atas 330 orang dari program sarjana, 202 orang dari program magister, dan tujuh orang dari program doktor. Tujuh doktor manajemen menjadi penanda tersendiri bagi capaian akademik UBL pada periode ini.
Wakil Rektor I UBL Bidang Akademik, Riset dan Inovasi, Prof. Erry Yulian Triblas Adesta, Ph.D., menyebut seluruh persiapan telah dilakukan agar prosesi berjalan tertib dan khidmat. Pernyataan itu disampaikannya pada Rabu (21/10/2026), sehari sebelum acara.
"Alhamdulillah, setelah melalui seluruh tahapan akademik, sebanyak 539 mahasiswa dinyatakan layak mengikuti prosesi wisuda. Wisuda bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi juga bentuk penghargaan atas perjuangan akademik mahasiswa selama menempuh pendidikan. Kami berharap momen ini menjadi kenangan berharga bagi para wisudawan dan keluarganya," ujar Prof. Erry.
Keberhasilan Akademik dan Awal Perjalanan Baru Alumni
Menurut Prof. Erry, wisuda menandai keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi. Momen itu sekaligus menjadi titik awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan.
Pihak universitas mengimbau wisudawan dan tamu undangan hadir tepat waktu serta mematuhi ketentuan dan arahan panitia selama prosesi. Imbauan itu berlaku sejak peserta memasuki area Convention Hall Mahligai Agung hingga acara selesai.
"Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap proses akademik yang telah dilalui," tambahnya.
Antisipasi Kepadatan di Jalan Z.A. Pagar Alam
Jalan Z.A. Pagar Alam menjadi salah satu jalur utama aktivitas warga Kota Bandar Lampung. Kehadiran ratusan wisudawan bersama keluarga dan tamu undangan diperkirakan menambah volume kendaraan di kawasan itu, terutama menjelang dimulainya prosesi dan saat peserta pulang.
UBL telah berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi wisuda. Meski begitu, universitas tetap meminta masyarakat mewaspadai kemungkinan kepadatan kendaraan selama kegiatan berlangsung.
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan apabila pelaksanaan wisuda menimbulkan kepadatan lalu lintas maupun ketidaknyamanan. Kami mohon pengertian masyarakat agar kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar," ungkap Prof. Erry.
Warga Diminta Pertimbangkan Jalur Alternatif
Masyarakat yang beraktivitas di sekitar Jalan Z.A. Pagar Alam pada Kamis pagi hingga siang diminta memperhitungkan waktu perjalanan. Warga juga disarankan mempertimbangkan jalur alternatif apabila diperlukan.
Melalui koordinasi dengan berbagai pihak, UBL berharap Wisuda ke-76 berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa mengabaikan kenyamanan masyarakat maupun pengguna jalan di sekitar kampus.
Wisuda ini diharapkan menjadi momen kebanggaan bagi para lulusan dan keluarga. Bagi para alumni, prosesi tersebut menjadi pintu masuk untuk berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat melalui pengetahuan serta kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Universitas Bandar Lampung.