KALIANDA — Di balik riuh suasana syukuran yang dihadiri karyawan, kolega, dan handai taulan, manajemen PT Tubaba Jaya Putra Cole menyelipkan pesan tentang tumbuh dan berbagi bersama masyarakat. Pemilihan Senaya Beach sebagai lokasi acara merupakan keputusan strategis untuk memperkenalkan potensi wisata Lampung Selatan ke khalayak yang lebih luas.
Pimpinan PT Tubaba Jaya Putra Cole, Hendra Bajil Rastam, menyebut pariwisata adalah salah satu sektor penyumbang pendapatan asli daerah yang perlu terus didorong. Menurutnya, keindahan destinasi Lampung Selatan tak kalah dari daerah lain dan telah diakui langsung oleh koleganya yang datang dari luar daerah.
Berbagi Rezeki di Tengah Syukuran
Suasana acara semakin hangat ketika Hendra membagikan rezeki kepada para tamu yang hadir. Bagi Hendra, berbagi merupakan bagian dari rasa syukur atas perjalanan perusahaan yang telah memasuki tahun kedua.
"Alhamdulillah, rezeki ini adalah titipan Allah SWT. Saya hanya perantara yang dipercaya untuk membagikannya kepada hamba-Nya yang lain," ujarnya.
Hendra meyakini keberhasilan yang diraih perusahaan bukan semata-mata karena kemampuan pribadi, melainkan sebuah amanah yang harus memberikan manfaat bagi orang lain.
Senaya Beach: Konsep "All in One" untuk Kenyamanan Wisatawan
Di sisi lain, pengelola Pantai Senaya Beach terus menggenjot pengembangan kawasan. Humas Pantai Senaya Beach, Akbar Bintang, mengatakan kawasan tersebut kini semakin diminati karena menawarkan pengalaman berlibur yang praktis dengan konsep "All in One".
"Bayar satu kali ke Senaya sudah mencakup semuanya. Toilet gratis, gazebo gratis, bean bag gratis. Hanya makanan dan produk UMKM yang dibeli, selebihnya fasilitas kami berikan cuma-cuma," jelas Akbar.
Kemudahan ini diharapkan membuat wisatawan tidak hanya datang sekali, tetapi kembali lagi bersama keluarga. Seluruh area parkir juga disediakan gratis sepenuhnya.
Tak hanya panorama pantai, pengelola rutin menggelar berbagai kegiatan untuk menghidupkan suasana. Target kunjungan tidak hanya wisatawan lokal, tetapi juga pelancong dari Jabodetabek, Palembang, Bengkulu, hingga Jambi.
Pariwisata dan UMKM Tumbuh Bersama
Pengembangan Senaya Beach diarahkan agar memberi dampak langsung pada perekonomian masyarakat sekitar. Saat ini, pengelola telah membina 18 pelaku UMKM lokal yang diberikan ruang untuk mengembangkan usaha di tengah pertumbuhan aktivitas pariwisata.
Langkah ini sejalan dengan arah pembangunan pariwisata Lampung Selatan yang mendorong sektor wisata berbasis ekonomi kerakyatan. Untuk tiket masuk akhir pekan, pengunjung cukup membayar Rp35.000 untuk mengakses seluruh fasilitas yang tersedia.
Dari sebuah perayaan hari jadi perusahaan, Senaya Beach menunjukkan bahwa dunia usaha, destinasi wisata, dan pelaku UMKM dapat bergerak dalam satu irama demi kemajuan daerah.