BANDAR LAMPUNG — Kemenangan dua gol tanpa balas atas Isen Mulang menjadi modal berharga bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC untuk menjaga posisi di papan tengah klasemen sementara Super League 2026/2027. Lima poin dari tiga pertandingan menempatkan tim ini di peringkat kelima, bersaing ketat dengan Persebaya Surabaya yang mengoleksi poin sama.
Pelatih Oscar Bruzon menyebut hasil ini sesuai dengan dua target yang dipatok sebelum laga digelar. Selain meraih tiga poin penuh, ia menargetkan timnya mencatatkan clean sheet alias tidak kebobolan sepanjang pertandingan.
Tekanan Serangan Balik Isen Mulang Jadi Catatan di Babak Pertama
Meski menang, Bhayangkara Lampung sempat menghadapi tekanan pada babak pertama. Isen Mulang bermain rapat dan mengandalkan serangan balik cepat yang merepotkan lini belakang tuan rumah.
"Timnya sempat menghadapi tekanan pada babak pertama, terutama menghadapi permainan serangan balik yang dilakukan Isen Mulang," kata Oscar kepada RRI saat konferensi pers.
Bruzon merespons situasi itu dengan mengubah taktik pada babak kedua. Formasi awal 4-1-4-1 diubah menjadi 4-2-3-1, sebuah penyesuaian yang membuat Bhayangkara Lampung lebih leluasa menguasai lini tengah.
Perubahan Formasi Bikin Bhayangkara Lampung Kendalikan Pertandingan
Setelah formasi diubah, Bhayangkara Lampung mulai mengendalikan jalannya pertandingan. Penguasaan bola di lini tengah meningkat, dan tekanan ke pertahanan Isen Mulang berlangsung lebih terstruktur.
Menurut Oscar, para pemain kemudian mampu menunjukkan permainan yang lebih matang hingga akhirnya mengamankan kemenangan dua gol tanpa balas. Clean sheet yang diraih menjadi bukti efektivitas perubahan taktik tersebut.
Sani Rizki Fauzi Syukuri Debut dan Kemenangan Perdana Musim Ini
Pemain Bhayangkara Lampung, Sani Rizki Fauzi, bersyukur atas kemenangan sekaligus debutnya pada musim ini. Ia menyampaikan terima kasih kepada pelatih yang telah memberikan kesempatan bermain.
Sani berharap hasil positif tersebut menjadi modal bagi tim untuk terus menjaga fokus pada setiap pertandingan, khususnya saat bermain di kandang. Dukungan suporter di Stadion Sumpah Pemuda dinilai menjadi energi tambahan bagi para pemain.
Papan Tengah Klasemen Masih Ketat
Dengan tambahan tiga poin, Bhayangkara Presisi Lampung FC melanjutkan persaingan di papan tengah klasemen sementara Super League musim 2026/2027. Posisi kelima masih terbuka untuk digeser mengingat jarak poin dengan tim-tim di bawahnya belum melebar.
Persebaya Surabaya yang mengoleksi lima poin berada tepat di bawah Bhayangkara Lampung. Posisi klasemen ditentukan oleh catatan pertandingan dan selisih gol, sehingga konsistensi di laga-laga berikutnya menjadi kunci bagi tim asuhan Oscar Bruzon.