Pencarian

Ketua Parlemen Iran Qalibaf: Era Respons Proporsional Telah Berakhir, Agresi AS Akan Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 07 September 2026 • 19:01:02 WIB
Ketua Parlemen Iran Qalibaf: Era Respons Proporsional Telah Berakhir, Agresi AS Akan Dibalas Lebih Menyakitkan
Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menyampaikan pernyataan di sidang terbuka parlemen di Teheran, Minggu (6/9/2025).

TEHERAN — Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menegaskan bahwa era respons yang proporsional terhadap Amerika Serikat telah berakhir. Dalam sidang terbuka badan legislatif di Teheran, Minggu (6/9), ia menyatakan setiap agresi terhadap kepentingan dan keamanan Iran akan dijawab dengan kekuatan yang berlipat.

"Pihak Amerika pasti telah memahami bahwa era respons yang proporsional telah berakhir. Serangan kami terhadap pangkalan-pangkalan milik agresor dalam rangkaian operasi baru-baru ini hanyalah permulaan," kata Qalibaf, seperti dikutip ICANA, kantor berita parlemen Iran.

Aturan Main Telah Berubah

Qalibaf mempertegas sikap Teheran dengan menyebut aturan main dalam konfrontasi kedua negara telah berubah total. Ia menekankan bahwa Washington harus menyadari konsekuensi dari setiap tindakan militer yang menyasar kepentingan Iran.

"Aturan permainan telah berubah, dan mulai sekarang, setiap agresi terhadap kepentingan dan keamanan Iran akan mendapat respons yang lebih cepat, lebih berat, dan lebih menyakitkan," tambahnya.

Rangkaian Serangan Balasan yang Memicu Ketegangan

Pernyataan Qalibaf muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington. AS baru-baru ini melancarkan serangan terhadap sejumlah wilayah di Iran bagian selatan, yang kemudian dibalas Iran dengan menyerang pangkalan-pangkalan regional AS.

Rangkaian serangan tersebut berlanjut dengan konfrontasi maritim antara kedua belah pihak pada Sabtu (5/9). Eskalasi ini menunjukkan pola saling serang yang semakin intensif dalam beberapa hari terakhir, menjauhkan kedua negara dari upaya de-eskalasi.

Sikap keras parlemen Iran ini menjadi sinyal bahwa tekanan domestik turut mendorong pemerintahan di Teheran untuk mengambil posisi ofensif. Belum ada tanggapan resmi dari Gedung Putih mengenai pernyataan Qalibaf tersebut.

Follow lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: web.lintaslampung.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks