Pencarian

Gelombang 3,4 Meter Mengancam Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan, Lintas Bakauheni–Merak Dipastikan Aman

Senin, 07 September 2026 • 11:31:01 WIB
Gelombang 3,4 Meter Mengancam Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan, Lintas Bakauheni–Merak Dipastikan Aman
Nelayan dan operator kapal di pesisir barat Lampung diimbau menahan diri melaut akibat gelombang tinggi hingga 3,4 meter yang diprakirakan terjadi pada Senin (7/9/2026).
ini berisiko bagi nelayan dan kapal kecil. Sementara itu, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni–Merak dipastikan normal. InaTEWS tidak mendeteksi anomali muka laut akibat erupsi Anak Krakatau. ISI:

BANDAR LAMPUNG — Nelayan dan operator kapal di pesisir barat Lampung diminta menahan diri melaut. BMKG memprakirakan gelombang mencapai 3,2–3,4 meter pada awal hari. Kondisi serupa berlaku di Selat Sunda bagian selatan yang masuk kategori gelombang tinggi dengan hembusan angin maksimum hingga 31 knot.

Peringatan ini berlaku untuk periode Senin (7/9/2026). Angin dari arah tenggara di dua wilayah perairan tersebut diperkirakan bertiup 20–25 knot, sebelum melemah menjelang siang. Tinggi gelombang pun berangsur turun ke sekitar 2,9 meter.

Kategori Gelombang dan Wilayah Terdampak

BMKG mengategorikan kondisi perairan berdasarkan tinggi gelombang, dari sedang hingga ekstrem. Berikut klasifikasinya:

  • 1,25–2,5 meter: gelombang sedang
  • 2,5–4 meter: gelombang tinggi
  • 4–6 meter: gelombang sangat tinggi
  • >6 meter: gelombang ekstrem

Dengan standar tersebut, perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan masuk kategori gelombang tinggi hari ini. Kapal-kapal kecil dan nelayan yang melintasi jalur itu wajib meningkatkan kewaspadaan.

Lintas Bakauheni–Merak Kondusif

Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) menjadi sorotan, namun BMKG menegaskan tidak ada ancaman tsunami. Pemantauan InaTEWS hingga 6 September tidak menunjukkan anomali muka laut di Selat Sunda.

“Masyarakat pesisir Banten dan Lampung tetap diminta tenang dan mengikuti informasi resmi,” demikian pernyataan BMKG dalam keterangan resminya.

Untuk pelayaran rute Bakauheni–Merak, fokus kewaspadaan justru tertuju pada gelombang dan angin, terutama di bagian selatan Selat Sunda. Aspek ini perlu dibedakan dari potensi bahaya erupsi GAK yang hingga kini tidak berdampak signifikan terhadap permukaan laut.

Teluk Lampung dan Perairan Timur Relatif Aman

Berbanding terbalik dengan wilayah barat, perairan timur Lampung dan Teluk Lampung diprakirakan tenang. BMKG mencatat gelombang di Teluk Lampung bagian utara stabil di angka 1,1 meter.

Kendati demikian, kecepatan angin di kawasan ini diprediksi meningkat pada siang hingga sore hari mencapai sekitar 15 knot. Aktivitas pelayaran dan perikanan di wilayah tersebut diperkirakan tetap berjalan normal dengan mematuhi protokol keselamatan.

Follow lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lampung.idntimes.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks