LAMPUNG — Bermain di Lapangan A, Renaldi yang merupakan mahasiswa Perbanas Jakarta itu kesulitan menghadapi agresivitas Patton sejak set pertama. Servis keras dan akurat dari petenis asal Inggris itu membuat Renaldi hanya mampu merebut satu game.
Patton, yang sebelumnya menelan kekalahan dari Nathan Barki, tampil dengan determinasi tinggi. Ia terus menekan sisi backhand Renaldi, strategi yang terbukti efektif dan membuat lawannya tidak bisa keluar dari tekanan hingga laga berdurasi 1 jam 14 menit itu usai.
Renaldi: Ini Bukan Hari Saya
"Lawan bermain cerdik dan tampil sangat agresif sejak awal pertandingan, yang membuat saya mampu keluar dari tekanan. Saya sudah melakukan semaksimal mungkin untuk merubah pola maupun strategi permainan. Tapi memang ini bukan hari saya," ujar Renaldi dalam rilis yang diterima detikSport.
Hasil ini membuat Renaldi gagal memperbaiki peringkatnya dan harus puas di posisi keempat Grup D. Sementara itu, kemenangan ini mengantarkan Patton sebagai runner-up grup dan berhak memperebutkan posisi 5-8 di turnamen yang berlangsung di Bali tersebut.
Azuma Visaya Kokoh di Puncak, Perchicot Juara Grup C
Di laga lain Grup D, Azuma Visaya dari Amerika Serikat mengukuhkan dominasinya. Petenis asal AS itu menghentikan perlawanan Maximus Zavier Wong dari Singapura dengan skor telak 6-3, 6-0 sekaligus meraih kemenangan ketiganya di fase grup.
Visaya menjadi salah satu dari tiga pemain yang lolos ke semifinal dengan catatan tiga kemenangan, bergabung bersama Alexander Chang dan Anthony Susanto. Ketiganya menunjukkan konsistensi sejak awal turnamen.
Persaingan sengit juga tersaji di Grup C saat Matthieu Perchicot dari Perancis berhadapan dengan Jack Bruce Smith dari Australia. Laga yang memperebutkan posisi puncak klasemen ini berjalan ketat, namun Perchicot akhirnya menang dua set langsung dengan skor 6-4 dan 7-6 (tiebreak 3).
Kemenangan tersebut memastikan Perchicot keluar sebagai juara Grup C dan melaju ke babak semifinal UTR PTT 2026. Turnamen yang mempertemukan petenis-petenis muda dunia ini terus berlanjut dengan persaingan yang semakin ketat di babak gugur.