JAKARTA — Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo memastikan aspirasi para pembudidaya ikan di Grobogan dan Pati akan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran sektor perikanan di DPR. Hal itu disampaikan di sela kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARI) yang menyasar kelompok pembudidaya, Tim Penggerak PKK, dan masyarakat pesisir pada masa reses, Senin (4/8/2026) lalu.
Firman menilai konsumsi ikan menjadi kunci utama dalam percepatan penurunan stunting. Menurutnya, protein hewani dari ikan lebih murah dan mudah didapat dibanding sumber protein lainnya, sehingga perlu didorong secara masif sejak usia dini.
"Makan ikan itu murah, mudah didapat, dan gizinya lengkap. Ada omega-3, protein, dan zat besi. Kalau anak-anak kita rajin makan ikan sejak dini, kita cegah stunting dan lahir generasi yang cerdas," ujar Firman, Kamis (6/8/2026).
Potensi Tambak dan Kolang Digenjot untuk Pasok MBG
Firman menyebut potensi perikanan di dua kabupaten tersebut sangat besar, mulai dari tambak, kolam, hingga nelayan tangkap. Ia mendorong agar hasil budidaya tidak hanya memenuhi pasar lokal, tetapi juga terintegrasi dengan program prioritas pemerintah.
"Potensi perikanan di Grobogan dan Pati luar biasa. Ada tambak, kolam, dan nelayan. Tugas kita sekarang mengedukasi masyarakat untuk gemar makan ikan minimal dua kali seminggu, sekaligus menguatkan rantai pasok dari pembudidaya ke konsumen," katanya.
Integrasi ini dinilai mampu menciptakan siklus ekonomi yang sehat: petani ikan mendapat kepastian pasar, sementara program MBG mendapatkan pasokan bahan pangan bergizi yang berkelanjutan.
Aspirasi Pembudidaya: Benih, Pakan, hingga Akses KUR
Di sela sosialisasi, Firman menyerap sejumlah keluhan pelaku usaha perikanan. Beberapa persoalan yang mengemuka antara lain kebutuhan bantuan benih ikan, ketersediaan pakan dengan harga terjangkau, hingga akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perikanan yang dinilai masih berbelit.
Selain itu, pembudidaya juga menyoroti minimnya sarana dan prasarana tambak yang menghambat produktivitas. Firman memastikan seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan pembahasan Komisi IV DPR RI dalam pengawasan program dan anggaran.
"Kami di Komisi IV DPR RI akan mengawal agar anggaran untuk perikanan budidaya dan pemberdayaan nelayan tetap menjadi prioritas. Tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan pembudidaya sekaligus mendorong konsumsi ikan masyarakat," tegasnya.
Pembagian Ikan Segar dan Demo Masak untuk Warga
Kegiatan GEMARI di dua daerah itu berlangsung antusias. Selain edukasi manfaat konsumsi ikan, panitia membagikan ikan segar secara gratis kepada warga dan menggelar demonstrasi memasak aneka menu berbahan dasar ikan yang praktis serta terjangkau.
Firman mengajak pemerintah daerah, penyuluh perikanan, kader PKK, hingga kader Posyandu untuk berperan aktif sebagai duta GEMARI di lingkungan masing-masing. Menurutnya, peningkatan konsumsi ikan berdampak langsung pada kualitas gizi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi sektor perikanan.
"Kalau Grobogan dan Pati gemar makan ikan, maka anak-anak kita sehat, stunting turun, dan ekonomi perikanan daerah maju," pungkas Firman.