Pencarian

1.070 Hotspot Terpantau di Lampung Sejak Januari, Polda Siagakan Personel dan Water Cannon Antisipasi Karhutla

Senin, 03 Agustus 2026 • 15:12:01 WIB
1.070 Hotspot Terpantau di Lampung Sejak Januari, Polda Siagakan Personel dan Water Cannon Antisipasi Karhutla
Polda Lampung menggelar apel kesiapsiagaan personel dan armada water cannon untuk mengantisipasi karhutla di wilayahnya.

LAMPUNG SELATAN — Ribuan titik panas yang terpantau sejak awal tahun menjadi dasar Polda Lampung memetakan wilayah prioritas pengamanan. Data Dashboard Lancang Kuning menunjukkan konsentrasi hotspot tertinggi berada di Way Kanan, Lampung Timur, Lampung Tengah, Tulang Bawang, dan Lampung Utara.

Apel kesiapsiagaan digelar di Mapolda Lampung pada Senin (3/8/2026), dipimpin Wakapolda Brigjen Pol. Sumarto. Kegiatan ini menyatukan personel TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, BMKG, dan pemerintah daerah dalam satu sistem penanggulangan terpadu.

Pencegahan Jadi Prioritas Utama, Penegakan Hukum Tetap Jalan

Kapolda Lampung melalui amanat yang dibacakan Wakapolda menegaskan bahwa strategi utama bukan memadamkan api, melainkan mencegah api muncul. Penguatan deteksi dini dan patroli terpadu menjadi kunci merespons fenomena El Niño yang memperpanjang musim kemarau.

"Kesiapsiagaan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi komitmen nyata untuk melindungi masyarakat dan lingkungan. Seluruh personel harus mampu bergerak cepat, memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder, serta mengedepankan pencegahan sebagai langkah utama," tegas Brigjen Pol. Sumarto.

Meski mengedepankan langkah preventif, kepolisian memastikan penindakan hukum tetap dilakukan secara profesional terhadap pelaku pembakaran. Hal ini menjadi bentuk perlindungan terhadap keselamatan warga dan kelestarian lingkungan.

Armada dan Teknologi Disiagakan untuk Respons Cepat

Selain personel, kesiapan sarana prasarana menjadi perhatian serius. Embung, kendaraan water cannon, mobil tangki air, hingga mesin pompa dipastikan siap operasional kapan pun dibutuhkan.

Pemanfaatan teknologi dioptimalkan melalui Dashboard Lancang Kuning Polri, aplikasi SIPONGI Kementerian Kehutanan, serta data hotspot BMKG. Integrasi sistem ini mempercepat deteksi dan penanganan awal di lapangan sebelum api membesar.

Warga Diminta Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni Iswandari Y mengajak masyarakat berperan aktif mencegah karhutla. Ia mengingatkan bahwa membuka lahan dengan cara dibakar memiliki konsekuensi hukum selain berpotensi memicu kebakaran meluas.

"Mari bersama-sama menjaga lingkungan dengan mengedepankan cara-cara yang aman dan ramah lingkungan demi melindungi hutan, lahan, serta keselamatan masyarakat," ujar Yuni.

Yuni juga mengimbau warga mewaspadai dampak kesehatan akibat cuaca panas berkepanjangan. Masyarakat disarankan mencukupi kebutuhan cairan tubuh, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat suhu tinggi, dan menggunakan masker apabila kualitas udara menurun akibat asap.

Warga diminta segera melaporkan kepada aparat kepolisian atau pemerintah setempat apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran. Sinergi antara masyarakat dan pemangku kepentingan disebut menjadi kunci menjaga Lampung bebas dari bencana karhutla.

Follow lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: wartasyah99.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks