LAMPUNG — Direktur PEM Akamigas Erdila Indriani menyebut kepercayaan industri terhadap lulusannya tidak datang tiba-tiba. Kampus ini sejak beberapa tahun terakhir menggenjot kurikulum berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang dipadukan dengan program magang industri wajib selama enam bulan.
“Kepercayaan masif dari dunia industri ini membuktikan bahwa metode pembelajaran berbasis praktik, kurikulum adaptif yang match dengan kebutuhan riil industri, serta sinergi erat dengan regulator dan pemerintah daerah sukses melahirkan SDM siap kerja,” ujar Erdila.
Lima program studi yang meluluskan 207 wisudawan kali ini adalah Teknik Produksi Minyak dan Gas, Teknik Pengolahan Minyak dan Gas, Teknik Mesin Kilang, Teknik Instrumentasi Kilang, serta Logistik Minyak dan Gas. Mereka berasal dari jalur mandiri, penerima beasiswa Kementerian ESDM, serta hasil kerja sama dengan pemerintah daerah dan mitra industri.
ESDM Butuh Talenta Vokasi untuk Proyek B50 hingga Masela
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika menekankan bahwa penguatan SDM vokasi menjadi prioritas mutlak untuk menjaga ketahanan energi nasional. Ia menyebut sederet proyek strategis yang membutuhkan tenaga lapangan kompeten dalam waktu dekat.
“Kedaulatan energi nasional menjadi prioritas mutlak. Implementasi program strategis nasional seperti Mandatori Biodiesel B50, persiapan Program E20 berbasis bioetanol, serta percepatan Proyek Strategis Nasional Lapangan Abadi Masela membutuhkan pasokan talenta vokasi yang kompeten dan adaptif di lapangan,” ungkap Erani.
Menurutnya, kebijakan sektor energi saat ini diarahkan untuk mengoptimalkan sumber daya dalam negeri, meningkatkan nilai tambah lewat hilirisasi, memperkuat bauran energi, serta memperluas akses energi berkeadilan.
Akreditasi Unggul dan Rencana Buka Prodi Baru
Hingga akhir 2025, seluruh program Sarjana Terapan di PEM Akamigas telah meraih akreditasi Unggul. Mahasiswanya juga aktif menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional.
Memasuki Tahun Akademik 2026/2027, kampus ini membuka pintu bagi mahasiswa internasional melalui skema The Indonesian AID Scholarship (TIAS). Selain itu, tiga program studi baru siap diluncurkan: D3 Energi Baru dan Terbarukan, D3 Pengolahan Minyak dan Gas, serta D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Minyak dan Gas.
Penguatan kurikulum, kerja sama industri, dan perluasan prodi ini menjadi jawaban PEM Akamigas atas kebutuhan tenaga vokasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tapi juga memiliki integritas dan karakter kuat menghadapi transisi energi global.