LAMPUNG — Stripe dan Advent International disebut-sebut telah mengajukan penawaran untuk mengakuisisi seluruh saham PayPal. Reuters melaporkan, proposal tersebut diajukan pada awal bulan ini dan sudah didukung oleh komitmen pendanaan dari perbankan senilai USD 50 miliar. Dalam skema yang diajukan, Stripe dan Advent akan menjadi pemilik bersama PayPal dengan porsi kepemilikan yang sama besar.
Nilai Tawar dan Skema Kepemilikan
Nilai kesepakatan yang beredar mencapai angka USD 53,4 miliar. Angka ini menjadikannya salah satu akuisisi terbesar di industri teknologi finansial. Stripe dan Advent disebut akan memegang masing-masing 50% saham perusahaan hasil penggabungan nantinya.
Ini bukan pertama kalinya Stripe dikaitkan dengan potensi akuisisi terhadap PayPal. Pada Februari lalu, beredar kabar bahwa Stripe tengah menjajaki kemungkinan pengambilalihan dan melakukan diskusi awal, namun belum ada proposal formal yang diajukan saat itu.
Skala Bisnis Dua Raksasa Pembayaran
Penggabungan ini akan menyatukan dua ekosistem pembayaran terbesar di dunia. PayPal saat ini melayani sekitar 440 juta akun aktif dan memproses transaksi senilai USD 1,8 triliun sepanjang 2025. Di sisi lain, Stripe memproses pembayaran senilai USD 1,9 triliun pada periode yang sama.
Valuasi Stripe sendiri meroket menjadi USD 159 miliar pada awal tahun ini, menempatkannya sebagai salah satu perusahaan rintisan paling bernilai di dunia. Skala ekonomi dari penggabungan kedua platform ini berpotensi menciptakan entitas yang mendominasi infrastruktur pembayaran digital global.
Mengapa PayPal Menjadi Target Akuisisi Sekarang?
Kabar ini muncul di saat yang krusial bagi PayPal. Enrique Lores resmi menjabat sebagai CEO pada Maret lalu, menggantikan posisi sebelumnya setelah perusahaan mengeluarkan peringatan laba (profit warning). Sejak menjabat, Lores telah merancang rencana pemangkasan biaya setidaknya USD 1,5 miliar dalam dua hingga tiga tahun ke depan demi mengembalikan pertumbuhan perusahaan.
Laporan internal juga menyebutkan bahwa PayPal berencana mengurangi sekitar 20% tenaga kerjanya. Langkah efisiensi ini menunjukkan tekanan yang dihadapi PayPal untuk beradaptasi di tengah persaingan ketat dari pemain lain seperti Block (Square) dan platform pembayaran lokal di berbagai negara.
Belum Ada Tanggapan Resmi dari Para Pihak
Hingga berita ini diturunkan, PayPal belum memberikan pernyataan resmi terkait tawaran akuisisi tersebut. Stripe dan Advent International juga belum menanggapi permintaan konfirmasi yang diajukan oleh awak media.
Belum jelas bagaimana regulator di Amerika Serikat dan negara lain akan menyikapi potensi penggabungan dua perusahaan pembayaran sebesar ini. Isu monopoli dan persaingan usaha sehat biasanya menjadi perhatian utama dalam akuisisi skala raksasa di sektor finansial.