BANDAR LAMPUNG — Kepolisian Daerah Lampung kembali mengalami perombakan struktur organisasi. Berdasarkan telegram Kapolri, sebanyak 12 posisi strategis, mulai dari direktur hingga kepala kepolisian resor, berganti pejabat dalam waktu bersamaan.
Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, membenarkan adanya pergerakan personel tersebut. Menurutnya, rotasi ini merupakan prosedur standar untuk menjaga dinamika internal institusi.
"Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Ini adalah bagian dari penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta untuk meningkatkan kinerja organisasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," kata Yuni, Jumat (26/6/2026).
Empat Direktur dan Karolog Berganti
Pergantian terjadi di sejumlah direktorat kunci. Kombes Pol Boby Pa'ludin Tambunan yang sebelumnya menjabat Direktur Polairud dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Jianstra SSDM Polri. Posisinya digantikan Kombes Pol Arick Sartani Marbun yang sebelumnya bertugas di Baharkam Polri.
Di Direktorat Reserse Narkoba, Kombes Pol Dwi Handoko Prasanto mendapat penugasan baru sebagai Agen Intelijen Kepolisian Madya TK III Baintelkam Polri. Jabatan Direktur Narkoba selanjutnya diisi Kombes Pol Dodi Suryadin yang sebelumnya bertugas di Bareskrim Polri.
Sementara itu, Dirsamapta Polda Lampung Kombes Pol Bramono Purnomo Nugroho dimutasi menjadi Penata Kebijakan Kapolri Madya TK III Sahli Kapolri. Posisinya kini diemban AKBP Prayudha Widiatmoko yang sebelumnya menjabat Dirtahti Polda Jawa Tengah.
Karolog Polda Lampung Kombes Pol Supriadi juga mendapat penugasan baru sebagai Auditor Kepolisian Madya TK I Itwasum Polri. Jabatan yang ditinggalkannya kini diisi Kombes Pol Atot Irawan yang sebelumnya menjabat Dirintelkam Polda Banten.
Enam Kapolres Ikut Bergeser
Selain pejabat utama, rotasi juga menyasar enam kepala kepolisian resor di wilayah hukum Polda Lampung. Salah satu yang ikut berganti adalah Kapolresta Bandar Lampung.
Pergantian ini disebut sebagai bagian dari pembinaan karier personel. Polri secara berkala melakukan mutasi untuk memberikan pengalaman baru bagi perwira serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat di daerah.
Mengapa Rotasi Dilakukan Sekarang?
Kombes Pol Yuni Iswandari menjelaskan bahwa rotasi merupakan hal yang lazim dalam tubuh Polri. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kesegaran organisasi dan mencegah kejenuhan dalam pelaksanaan tugas.
"Pergantian jabatan ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Dengan mutasi ini, sejumlah wajah baru akan mengisi kursi pimpinan di Polda Lampung. Proses serah terima jabatan diperkirakan akan berlangsung dalam waktu dekat sesuai prosedur yang berlaku.