LAMPUNG — Kejadian itu sontak mengulang trauma yang pernah terjadi di Euro 2020. Saat itu, Eriksen juga tiba-tiba pingsan di tengah laga melawan Finlandia. Bedanya, kali ini ia langsung mendapatkan penanganan cepat dan mampu berjalan menuju ambulans tanpa bantuan tabung oksigen.
Pertandingan Dihentikan, Pemain Bergandengan Tangan
Wasit memutuskan menghentikan laga setelah Eriksen mendapatkan perawatan medis. Para pemain dan staf pelatih dari kedua tim kemudian membentuk lingkaran di tengah lapangan. Pelatih Denmark, Brian Riemer, terlihat menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat.
"Yang terpenting adalah Christian baik-baik saja dan memang demikian, dia telah meninggalkan lapangan, dan dia telah menyampaikan salam kepada para pemain," ujar Riemer dalam pernyataan resmi yang dikutip Reuters.
Kondisi Terkini Christian Eriksen
Federasi Sepak Bola Denmark (DBU) mengonfirmasi bahwa Eriksen sudah sadar dan dalam keadaan baik. "Christian Eriksen telah sadar dan dalam keadaan baik mengingat situasinya," tulis DBU di akun resmi X mereka.
Rekaman video menunjukkan Eriksen sempat memegang bagian dadanya sebelum akhirnya jatuh ke rumput. Momen itu membuat seluruh stadion hening dan panik, mengingat riwayat jantungnya di turnamen besar sebelumnya.
Denmark Unggul 2-1 Sebelum Laga Dihentikan
Sebelum insiden terjadi, Denmark unggul 2-1 atas Ukraina. Gol tuan rumah dicetak oleh Patrick Dorgu pada menit ke-13 dan Joakim Maehle di menit ke-36. Sementara Ukraina sempat menyamakan kedudukan lewat gol Viktor Tsygankov.
Laga ini merupakan pertandingan persahabatan internasional dalam agenda FIFA Matchday. Baik Denmark maupun Ukraina sama-sama gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Riwayat Kolaps Eriksen di Euro 2020
Ini bukan kali pertama Eriksen mengalami insiden serius di lapangan. Pada Euro 2020 yang digelar tahun 2021, ia kolaps saat Denmark menghadapi Finlandia. Saat itu, ia menjalani resusitasi jantung darurat di lapangan dan dilarikan ke rumah sakit.
Eriksen sempat absen selama beberapa bulan sebelum akhirnya kembali bermain. Ia bahkan masih memperkuat tim nasional Denmark hingga saat ini, termasuk di turnamen internasional terbaru.
Belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab kolaps kali ini. Tim medis disebut masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kondisi pemain yang kini membela Manchester United tersebut.