LAMPUNG — Indonesia menempati peringkat kesembilan klasemen medali Asian Para Games 2026 dengan 10 emas, 10 perak, dan 28 perunggu hingga pukul 16.35 WIB, Kamis (22/10). Raihan dua emas dan satu perak pada sore ini membuat kontingen Merah Putih menempel ketat Kazakhstan yang berada satu strip di atasnya.
Dua emas Indonesia pada Kamis (22/10) sore datang dari cabang para renang dan para tenis meja. Abdil Majid Rahman menyumbang emas dari nomor men's 100m gaya dada SB7, sementara pasangan Barce Layaba/Leli Marlina finis teratas di nomor ganda campuran XD 10 para tenis meja.
Medali perak sore ini disumbangkan Mutiara Cantik Harsanto dari nomor women's 100m gaya dada SB9. Tambahan tersebut melengkapi panen hari ini setelah sebelumnya Indonesia mengumpulkan satu perak dan lima perunggu.
Perak pertama hari ini datang dari para panahan melalui pasangan Ken Swagumilang/Teodora Audi AF di nomor ganda campuran compound. Lima perunggu lain disumbangkan Khalimatus Sadiyah/Leani Ratri Oktila (para bulu tangkis ganda putri SL3-SU5), Muhammad Al Imran (tunggal putra SL3), Khalimatus Sa'diyah (tunggal putri SL4), Qonitah Ikhtiar Syakuroh (tunggal putri SL3), serta Yayang Gunaya/Osrita Muslim (para tenis meja ganda campuran Class XD7).
Dengan 10 emas, 10 perak, dan 28 perunggu, Indonesia menguntit Kazakhstan yang mengoleksi 10 emas, 12 perak, dan 19 perunggu. Selisih emas keduanya nihil, tapi Kazakhstan unggul dua perak sehingga berhak menempati posisi kedelapan.
Posisi puncak masih dikuasai China dengan total 283 medali: 133 emas, 71 perak, dan 79 perunggu. Jepang menyusul di urutan kedua (36-41-47), disusul Uzbekistan (33-38-36), Korea Selatan (21-22-26), dan Iran (18-26-29).
Data klasemen ini diperbarui hingga pukul 16.35 WIB. Peluang Indonesia menyalip Kazakhstan terbuka lebar karena selisih emas masih nol, dengan catatan kontingen Merah Putih mampu menambah perak pada nomor-nomor yang tersisa.