LAMPUNG — Penarikan kembali (recall) yang diumumkan otoritas regulasi China itu menyasar unit yang diproduksi dalam negeri. Langkah ini diambil setelah ditemukan potensi gangguan pada fungsi sistem bantuan pengemudi yang bisa meningkatkan risiko kecelakaan.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, permasalahan berpusat pada perangkat lunak yang mengatur sistem bantuan mengemudi. Dalam kondisi tertentu, sistem dapat mengambil keputusan yang tidak sesuai dengan kondisi lalu lintas, terutama saat kendaraan berada di persimpangan atau area dengan marka jalan yang kurang jelas.
Pemilik kendaraan yang terdampak umumnya tidak menyadari adanya gejala awal sebelum peringatan muncul di layar. Namun, potensi risiko utamanya adalah kendaraan dapat melakukan manuver yang tidak diharapkan pengemudi.
Perbaikan dilakukan melalui pembaruan perangkat lunak (over-the-air) yang bisa diunduh pemilik tanpa harus membawa kendaraan ke bengkel. Pembaruan ini menggratiskan biaya bagi seluruh pemilik unit yang terdampak.
Pemilik dapat mengecek status kendaraannya melalui aplikasi resmi Tesla atau menghubungi pusat layanan. Pabrikan juga telah mengirimkan pemberitahuan resmi kepada pemilik yang unitnya masuk dalam daftar penarikan.
Recall ini terjadi di saat regulasi keselamatan kendaraan di China semakin ketat. Otoritas setempat kini lebih agresif dalam memantau teknologi bantuan mengemudi yang dianggap berisiko, terutama setelah sejumlah insiden yang melibatkan kendaraan listrik otonom di jalan raya.
Bagi Tesla, langkah ini menjadi pengingat bahwa pasar China, yang berkontribusi besar terhadap volume penjualan globalnya, menuntut kepatuhan ketat terhadap standar keselamatan. Kepercayaan konsumen terhadap teknologi otonom menjadi taruhan utama di tengah gempuran kompetitor lokal seperti BYD dan Nio yang terus meluncurkan fitur serupa.
Penarikan massal ini juga berpotensi memengaruhi persepsi publik terhadap keandalan sistem bantuan mengemudi Tesla. Meski perbaikan tergolong cepat, frekuensi recall yang berulang di berbagai pasar bisa menjadi catatan tersendiri bagi calon pembeli.