LAMPUNG — Suwati Ninggisih, warga Sepaku, menghabiskan waktu seminggu penuh menyusun kostum dari sampah plastik dan kardus bekas. Ia menjadi salah satu peserta yang paling menyita perhatian dalam Enviwalk 2026—kegiatan jalan santai yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
"Kita memakai baju dari bahan daur ulang plastik yang dibuat sekitar satu minggu. Bando yang saya kenakan juga berasal dari kardus bekas," kata Suwati kepada wartawan di lokasi.
Otorita IKN mengusung tema nasional "Saatnya Bekerja untuk Iklim" dalam gelaran tahun ini. Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Otorita IKN, Lazuardi Nasution, mengatakan kegiatan ini dirancang sebagai pengalaman edukatif yang menyenangkan.
"Semua dirancang agar Enviwalk menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi kita semua, sekaligus menjadi langkah nyata untuk mewujudkan Nusantara sebagai kota hijau dan rendah emisi," ujar Lazuardi.
Ratusan peserta terdiri dari pegawai Otorita IKN, ASN, dan masyarakat umum. Mereka tidak sekadar berolahraga, tetapi juga membawa pesan pengurangan sampah melalui pakaian yang dikenakan.
Sehari sebelum Enviwalk, Otorita IKN sudah membuka Pameran Daur Ulang di Sentra Massa IKN pada 14–16 Juni 2026. Pameran ini menampilkan inovasi pengelolaan sampah berkelanjutan seperti budidaya Black Soldier Fly (BSF) untuk pengolahan sampah organik dan bank sampah.
Produk kreatif hasil daur ulang yang memiliki nilai ekonomi turut dipamerkan. Masyarakat diajak melihat bahwa sampah bukan sekadar limbah, melainkan bisa menjadi sumber daya bernilai dan peluang usaha baru.
Enviwalk 2026 bukan sekadar seremoni tahunan. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Otorita IKN membangun kesadaran publik terhadap pengurangan emisi karbon melalui kebiasaan sehari-hari—termasuk membiasakan berjalan kaki untuk mobilitas jarak pendek.
Langkah itu sejalan dengan visi pembangunan IKN yang mengedepankan konsep kota berkelanjutan, transportasi hijau, dan ruang publik ramah pejalan kaki. Melalui kegiatan kolaboratif ini, Otorita IKN berharap kesadaran masyarakat terhadap perubahan iklim semakin meningkat dan melahirkan kebiasaan hidup yang lebih ramah lingkungan.