LAMPUNG SELATAN — Mayjen TNI Kristomei Sianturi memimpin Sidang Pemilihan Calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2026 tingkat Panitia Pusat (Panpus) Kodam XXI/Radin Inten. Sidang berlangsung di Serambi Kehormatan Yonif 143/TWEJ, Lampung Selatan, Senin (24/8/2026), dengan dihadiri 433 peserta yang seluruhnya hadir.
Dalam arahannya, Pangdam menegaskan bahwa integritas dan profesionalisme harus menjadi landasan utama di setiap tahapan penilaian. Ia meminta seluruh panitia bekerja tanpa intervensi dan kepentingan di luar ketentuan yang berlaku.
Larangan Tegas Praktik Percaloan dan Pungutan
Pangdam mengingatkan bahwa penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya sepeser pun. Karena itu, pengawasan melekat harus diperkuat untuk memastikan tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun pungutan liar yang merugikan peserta.
"Jangan ada ruang bagi percaloan maupun pungutan dalam proses seleksi. Setiap peserta harus memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan hasil seleksinya," tegas Pangdam.
Aspek Penilaian Mencakup Administrasi hingga Kepribadian
Proses seleksi tidak hanya menilai kemampuan fisik semata. Pangdam meminta panitia melakukan penilaian secara cermat terhadap seluruh aspek persyaratan calon prajurit, mulai dari administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, psikologi, akademik, hingga kepribadian.
Menurutnya, proses rekrutmen ini merupakan bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia TNI AD yang berkualitas. Calon prajurit yang terpilih diharapkan memiliki disiplin, loyalitas, kemampuan, serta integritas yang kuat sebagai modal utama pengabdian kepada bangsa dan negara.
Jajaran Panitia yang Terlibat dalam Sidang
Sidang tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Kodam XXI/Radin Inten, antara lain Wakil Ketua Kolonel Arh Louise Ferdinan, Katim Pam Kolonel Arh R. Jatmiko Adhi P., Katim Was Kolonel Inf Mayer Adain Sianturi, Sekretaris I Kolonel Inf Faisal Amri, dan Sekretaris II Letkol Arm Gunawan Pralistyo Budi.
Hadir pula Katim Min Kolonel Caj Ade Rezza Zainudin, Katim Kes Letkol CKM dr. Lucky Susanto, Katim Jas Mayor Cpl Malta, Katim Psi Letkol Caj (K) Rosarina, serta Katim Litpers Letkol Inf Dimas Purnomo Aji.
Seluruh rangkaian seleksi dijadwalkan berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Panitia diminta menjaga objektivitas agar setiap peserta mendapatkan perlakuan yang adil dan transparan.