BANDAR LAMPUNG — Rapat pengarahan yang dipimpin langsung Dirjen PTPP Arief Muliawan itu dihadiri seluruh Kepala Kantor Pertanahan kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Turut hadir pula Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan dari masing-masing kantah. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang komunikasi dua arah untuk mengurai kendala teknis dan administratif di lapangan.
Arief Muliawan menegaskan bahwa forum ini menjadi sarana untuk mencari solusi konkret atas hambatan yang muncul selama proses pengadaan tanah berlangsung. “Melalui agenda ini, kita berharap hambatan yang muncul dapat dicarikan solusi bersama secara konkret,” ujarnya di hadapan para peserta.
Fokus pada Profesionalisme Pelayanan Publik
Bagi Kantah Lampung Timur, pembinaan ini bukan sekadar seremonial tahunan. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lampung Timur, Munawar, S.T., MURP., menyebut momen ini krusial untuk memastikan setiap tahapan pengadaan tanah sesuai regulasi yang berlaku.
“Dengan pengetahuan dan pemahaman yang semakin matang, pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan secara optimal, profesional, dan akuntabel,” kata Munawar. Ia menambahkan, pembaruan wawasan ini diharapkan berdampak langsung pada kualitas pelayanan di tingkat kabupaten.
Mengharmoniskan Proyek Nasional dan Kebutuhan Daerah
Pembinaan ini juga menyoroti bagaimana proses pengadaan tanah di daerah harus selaras dengan kebutuhan pembangunan lokal. Kantah dituntut mampu menyeimbangkan kepentingan proyek strategis nasional dengan aspirasi warga setempat.
Koordinasi yang solid antara kantah kabupaten/kota dan kanwil menjadi kunci utama. Dengan kesamaan pemahaman, pelaksanaan tugas di bidang pengadaan tanah diharapkan lebih efektif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi yang membahas berbagai persoalan teknis di lapangan. Para peserta saling bertukar pengalaman mengenai penanganan sengketa lahan dan percepatan administrasi dokumen pertanahan.