Pencarian

Pemkot Bandarlampung Optimalkan Data Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Program Pendidikan hingga UMKM

Jumat, 26 Juni 2026 • 15:39:01 WIB
Pemkot Bandarlampung Optimalkan Data Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Program Pendidikan hingga UMKM
Petugas sensus ekonomi 2026 Bandarlampung melakukan pendataan akurat untuk mendukung kebijakan daerah.

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung memastikan Sensus Ekonomi 2026 tidak sekadar menjadi agenda administratif, melainkan fondasi utama dalam merancang kebijakan pembangunan daerah. Data yang dihasilkan akan digunakan untuk memetakan kebutuhan warga di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Data Akurat Jadi Kunci Intervensi Program Tepat Sasaran

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menekankan bahwa akurasi data menjadi syarat mutlak agar program pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat. Ia menyebut hasil sensus akan menjawab pertanyaan mendasar tentang kondisi sosial-ekonomi warga.

"Harapan kami seluruh petugas Satgas Sensus Ekonomi dapat melakukan pendataan secara akurat. Sehingga ke depan dapat diketahui berapa tingkat pengangguran di Bandarlampung, berapa yang sudah bekerja dan berapa yang belum," ujar Eva Dwiana di Bandarlampung, Jumat.

Dari Pendidikan hingga Pelatihan Kerja: Dampak Langsung ke Warga

Data yang valid akan menjadi alat bagi Pemkot untuk melakukan intervensi terhadap persoalan sosial yang masih dihadapi. Wali Kota memberikan contoh konkret bagaimana data sensus akan digunakan di lapangan.

"Contohnya bila ada warga yang kesulitan untuk melanjutkan pendidikan anak-anaknya, nanti tugas pemerintah menindaklanjuti dengan berbagai program pendidikan. Kemudian bila ada warga yang belum punya pekerjaan, kami akan beri pelatihan keterampilan," katanya.

Selain itu, data sensus juga diharapkan mampu mendukung peningkatan layanan kesehatan dan program-program sosial lain yang dibutuhkan warga secara spesifik.

UMKM Jadi Fokus: Pinjaman Tanpa Bunga dan Bantuan Modal

Sektor UMKM menjadi salah satu prioritas yang mendapat perhatian lebih melalui pendataan komprehensif ini. Pemkot ingin memastikan setiap kebijakan yang lahir dari data sensus benar-benar bermanfaat bagi pelaku usaha kecil.

"UMKM harus mendapatkan manfaat dari kebijakan yang dibuat. Selama ini pemerintah kota sudah memberikan berbagai dukungan, seperti program pinjaman tanpa bunga dan bantuan permodalan lainnya," ujar Eva.

Pemkot Minta Camat hingga RT Dampingi Petugas di Lapangan

Eva Dwiana meminta seluruh camat, lurah, ketua RT, serta perangkat daerah terkait untuk aktif mendukung proses pendataan. Menurutnya, partisipasi perangkat wilayah sangat menentukan kelancaran sensus dan pemahaman masyarakat akan pentingnya data ini.

"Kalau masyarakat tidak terdata, bagaimana pemerintah bisa mengetahui kondisi mereka, apakah membutuhkan pekerjaan, bantuan pendidikan, layanan kesehatan, atau program lainnya. Karena itu semua pihak harus ikut membantu mendampingi petugas sensus di lapangan," tegasnya.

Fakta Singkat Sensus Ekonomi 2026 di Bandarlampung

  • Data sensus akan menjadi dasar kebijakan di 5 sektor: pendidikan, kesehatan, pengangguran, UMKM, dan program sosial.
  • Pemkot telah menjalankan program pendukung UMKM berupa pinjaman tanpa bunga dan bantuan permodalan.
  • Seluruh camat, lurah, dan ketua RT dimobilisasi untuk mendampingi petugas sensus di lapangan.

Bagikan
Sumber: lampung.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks