LAMPUNG - Provinsi Lampung tidak hanya populer melalui Taman Nasional Way Kambas, Pulau Pahawang, Teluk Kiluan, ataupun kawasan Gunung Anak Krakatau. Masih banyak destinasi alam lain yang belum dijelajahi banyak orang, tersebar dari Way Kanan hingga Bandar Lampung.
Istilah "tersembunyi" di sini tidak berarti lokasi tersebut tidak dikenal sama sekali, melainkan belum terlalu ramai dibandingkan objek wisata utama ataupun memerlukan persiapan perjalanan yang lebih ekstra.
Berikut sembilan destinasi yang layak masuk daftar perjalanan Anda.
1. Air Terjun Putri Malu, Way Kanan
Berlokasi di Kampung Juku Batu, Kecamatan Banjit, tepatnya di dalam wilayah Hutan Lindung Bukit Punggur Register 24. Menurut catatan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, ketinggian air terjun ini diperkirakan antara 60-80 meter.
Kendaraan bisa diparkir di Kampung Juku Batu, dilanjutkan menggunakan ojek dan berjalan kaki untuk mencapai lokasi air terjun.
2. Danau Biru Tambang Batu Padas, Lampung Tengah
Berada di kawasan Payung Mulya, danau ini merupakan bekas area pertambangan yang kini memiliki daya tarik berupa air biru kehijauan yang unik.
Karena berasal dari bekas galian tambang, kondisi tebing dan kedalaman air perlu diwaspadai — pemandangan lebih aman dinikmati dari area yang aman, bukan untuk berenang.
3. Bukit Batu Bara, Lampung Tengah
Kawasan perbukitan terbuka ini cocok untuk trekking ringan, fotografi lanskap, dan menikmati matahari terbit maupun terbenam tanpa memerlukan fasilitas wisata yang lengkap.
4. Pulau Kelagian, Pesawaran
Terletak di sekitar Teluk Ratai, dekat dengan kawasan Pahawang. Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, pulau ini termasuk dalam kawasan wisata bahari Teluk Lampung, dengan akses darat menuju dermaga lalu dilanjutkan menggunakan perahu.
5. Pantai Mutun, Pesawaran
Pantai ini cukup dikenal oleh masyarakat Lampung, namun tetap relevan sebagai titik awal menuju pulau-pulau di sekitarnya seperti Pulau Tangkil.
6. Pantai Gigi Hiu, Tanggamus
Berlokasi di Pekon Susuk, Kelumbayan, sekitar 74 kilometer dari Bandar Lampung. Formasi batu karangnya menjulang setinggi sekitar 10 meter, menciptakan pemandangan yang indah terutama di pagi dan sore hari.
7. Laguna Gayau, Tanggamus
Masih berada dalam kawasan Desa Wisata Kiluan Negeri. Menurut data JADesta Kementerian Pariwisata, trekking menuju laguna ini memakan waktu sekitar 20 menit, dengan fasilitas yang tersedia seperti kamar mandi umum, musala, area foto, dan tempat makan.
Desa Wisata Kiluan Negeri sejak 2005 dikembangkan dengan basis masyarakat, ditetapkan sebagai kawasan konservasi perairan daerah pada 2019, dan menjadi desa wisata pada 2020.
8. Bukit Aslan, Bandar Lampung
Berada di Jalan Bukit Aslan, Way Gubak, Kecamatan Sukabumi. Dari lokasi ini terlihat pemandangan laut, perbukitan hijau, dan lanskap perkotaan secara bersamaan — cocok untuk perjalanan singkat tanpa keluar kota.
9. Kawasan Suoh, Lampung Barat
Menurut JADesta, Desa Wisata Suka Marga di Kecamatan Suoh memiliki kawah dengan warna berbeda, beberapa danau, padang savana, hamparan pasir, dan air terjun yang tergabung dalam satu kawasan geowisata.
Perjalanan menuju Suoh memerlukan perencanaan yang lebih matang dibandingkan destinasi dekat kota, mulai dari transportasi, kondisi jalan, hingga tempat menginap.
Pemerintah Provinsi Lampung terus memasukkan destinasi alam baru dalam pengembangan pariwisata daerah, mencakup kawasan Teluk Lampung dan Selat Sunda, pesisir barat, hingga Taman Nasional Way Kambas.
Sebelum berangkat ke destinasi mana pun di atas, pastikan kondisi cuaca, bawa air dan bekal secukupnya, gunakan alas kaki sesuai medan, dan jaga kebersihan kawasan — terutama untuk lokasi yang belum memiliki fasilitas pengelolaan sampah memadai.