Pencarian

Pengeluaran per Kapita Warga Lampung 2025 Tembus Rp1,24 Juta per Bulan, Peringkat ke-35 secara Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 • 05:37:31 WIB
Pengeluaran per Kapita Warga Lampung 2025 Tembus Rp1,24 Juta per Bulan, Peringkat ke-35 secara Nasional
Rata-rata pengeluaran per kapita penduduk Lampung pada 2025 tercatat Rp1.239.613 per bulan berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional BPS.

BANDAR LAMPUNG — Rata-rata pengeluaran per kapita penduduk Lampung pada 2025 tercatat Rp1.239.613 per bulan, berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS. Jumlah itu naik signifikan Rp38.140 atau 3,17% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,2 juta. Namun, secara regional Lampung masih menjadi provinsi dengan pengeluaran terendah di Pulau Sumatera.

Peringkat Lampung di Sumatera dan Nasional

Angka Rp1,24 juta per bulan membuat Lampung berada di urutan paling buncit dari 10 provinsi di Sumatera. Di tingkat nasional, posisinya hanya unggul dari dua provinsi lain dari total 37 provinsi. Kondisi ini menggambarkan daya beli masyarakat Lampung yang masih perlu ditingkatkan dibandingkan daerah lain.

Komposisi Belanja: Makanan Masih Dominan

Dari total pengeluaran, sebesar Rp663.740 (53,54%) dibelanjakan untuk kebutuhan makanan, sementara Rp575.873 (46,46%) untuk bukan makanan. Porsi belanja makanan yang lebih besar dari bukan makanan mengindikasikan tingkat kesejahteraan yang relatif lebih rendah, sesuai dengan Hukum Engel. Semakin tinggi pangsa pengeluaran untuk makanan, semakin rendah tingkat kesejahteraan masyarakat.

BPS: Kenaikan Rp38.140 dalam Setahun

Kenaikan 3,17% dari tahun 2024 ke 2025 menunjukkan adanya peningkatan pengeluaran, namun lajunya masih lebih rendah dibandingkan inflasi di sektor tertentu. Data ini menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan sosial dan ekonomi, terutama untuk memperkuat daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah.

Apa Artinya bagi Warga Lampung?

Dengan rata-rata pengeluaran Rp1,24 juta per bulan, warga Lampung perlu mengelola anggaran lebih hati-hati, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok. Pemerintah provinsi diharapkan mendorong program yang dapat meningkatkan pendapatan dan mengurangi beban belanja, seperti stabilisasi harga pangan dan perluasan lapangan kerja.

Bagikan
Sumber: databoks.katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks