KALIANDA — Proyek pembangunan fasilitas pendidikan dan pelatihan militer TNI Angkatan Darat di Lampung Selatan memasuki babak baru. Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI memastikan anggaran untuk pembangunan Markas Komando Resimen Induk Kodam (Mako Rindam) telah siap digunakan.
“Kami pastikan untuk pembangunan siap. Intinya anggarannya siap,” kata Brigjen TNI Herfin Kartika Aji mewakili tim Kemenhan di Kalianda, Senin.
Lahan 5 Hektare di Kalianda, Izin Pemda Sudah Turun
Lahan yang akan digunakan merupakan aset Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan seluas sekitar lima hektare di Desa Hara Banjarmanis. Brigjen Herfin mengungkapkan izin pemanfaatan lahan sudah diberikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Selatan pada pekan yang sama.
“Alhamdulillah, bapak Sekda Lampung Selatan mengizinkan minggu ini. Insya Allah minggu ini dimulai. Kami dari perwakilan kementerian mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah karena sudah mengizinkan dan menyiapkan lahan,” ujarnya.
Bukan Sekadar Markas, Ada Program Pertanian untuk Warga
Pembangunan Mako Rindam tidak hanya difokuskan untuk kepentingan internal TNI. Brigjen Herfin menegaskan bahwa ke depan masyarakat sekitar akan dilibatkan dalam pengembangan produksi pertanian di kawasan tersebut.
“Nanti kawan-kawan akan menggiatkan produksi pertanian masyarakat dan hasilnya tentu untuk masyarakat, bukan untuk kita,” katanya.
Hal ini diharapkan bisa memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga di sekitar Kalianda, bukan sekadar dampak ikutan dari aktivitas militer.
Kodim 0421 Siapkan Stadion Jati sebagai Sarana Pendukung
Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan, Letkol Kav Moch Nuril Ambiyah, mengatakan peninjauan lokasi sudah dilakukan beberapa kali sebagai bagian dari persiapan. Pihaknya juga berencana mengkolaborasikan pemanfaatan aset Stadion Jati untuk mendukung kegiatan Rindam ke depan.
“Kami dari jajaran Kodim 0421 yang mewakili seluruh unsur TNI yang ada di Kodam XXI/Raden Inten mengharapkan dukungan, suport, dan doa dari semua pihak agar pembangunan Rindam ini dapat terealisasi,” ujar Letkol Nuril.
Dengan rampungnya tahap perizinan dan kepastian anggaran, pembangunan Mako Rindam di Kalianda tinggal menunggu pelaksanaan fisik. Proyek ini diharapkan memperkuat kapasitas pelatihan TNI AD sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Lampung Selatan.