Pencarian

Pemkot Bandar Lampung Luncurkan Program Seribu Wajah Berbasis Face Recognition untuk Layanan Publik, Ditinjau Langsung Sekjen Kemendagri

Senin, 20 Juli 2026 • 19:58:01 WIB
Pemkot Bandar Lampung Luncurkan Program Seribu Wajah Berbasis Face Recognition untuk Layanan Publik, Ditinjau Langsung Sekjen Kemendagri
Sekjen Kemendagri meninjau langsung implementasi Program Seribu Wajah berbasis face recognition di stan Diskominfotik pada Bandar Lampung Expo 2026.

BANDAR LAMPUNG — Teknologi pengenalan wajah akan digunakan untuk mempercepat verifikasi identitas warga dalam berbagai layanan administrasi di lingkungan Pemkot Bandar Lampung. Kepala Diskominfotik Kota Bandar Lampung, Rizky Agung Ariesantho, menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk memperkuat keamanan dan akurasi data kependudukan.

Bagaimana Cara Kerja Program Seribu Wajah?

Dalam pemaparannya di hadapan Sekjen Kemendagri, Rizky Agung menyebut bahwa teknologi face recognition akan diintegrasikan ke dalam proses identifikasi di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Sistem ini memungkinkan verifikasi identitas dilakukan secara cepat tanpa harus melalui prosedur manual yang panjang.

"Program Seribu Wajah memanfaatkan teknologi face recognition untuk mendukung proses identifikasi masyarakat secara cepat, akurat, aman, dan terintegrasi dalam berbagai layanan publik," ujar Rizky Agung di stan Diskominfotik.

Tujuan: Efisiensi dan Pencegahan Penyalahgunaan Identitas

Pemkot Bandar Lampung menargetkan program ini mampu mengurangi potensi penyalahgunaan identitas warga sekaligus mempercepat akses layanan. Teknologi ini menjadi bagian dari strategi transformasi digital menuju konsep smart city yang tengah digencarkan oleh Wali Kota Eva Dwiana.

Usai mendengarkan penjelasan, Tomsi Tohir langsung meninjau implementasi sistem yang ditampilkan di stan tersebut. Bandar Lampung Expo 2026 sendiri menjadi etalase pembangunan daerah yang menampilkan berbagai inovasi pelayanan publik dan potensi investasi.

Catatan Penting: Perlindungan Data Pribadi Warga

Meski menawarkan kemudahan, penerapan teknologi pengenalan wajah di ruang publik memerlukan pengawasan ketat. Pemkot Bandar Lampung menekankan bahwa program ini harus berjalan beriringan dengan perlindungan data pribadi, transparansi pengelolaan informasi, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Langkah ini dinilai krusial agar hak privasi masyarakat tetap terjaga dan kepercayaan publik terhadap layanan pemerintahan tidak tergerus. Tanpa jaminan keamanan data, transformasi digital justru berpotensi menimbulkan keresahan di tengah warga.

Bagikan
Sumber: lampung.viva.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks