Pencarian

TNI AL Siapkan Pangkalan di Lampung Jadi Tempat Bersandar Kapal Induk Pertama RI Giuseppe Garibaldi, Target Selesai Sebelum Oktober 2026

Selasa, 14 Juli 2026 • 18:15:32 WIB
TNI AL Siapkan Pangkalan di Lampung Jadi Tempat Bersandar Kapal Induk Pertama RI Giuseppe Garibaldi, Target Selesai Sebelum Oktober 2026
TNI AL mematangkan pengembangan fasilitas di Lanal Lampung sebagai pangkalan utama kapal induk pertama RI, Giuseppe Garibaldi, yang ditargetkan rampung sebelum Oktober 2026.

JAKARTA — Pemerintah menargetkan seluruh fasilitas di Lanal Lampung rampung sebelum kapal induk Giuseppe Garibaldi tiba di Indonesia, tepatnya menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) TNI pada Oktober 2026. Kapal yang dibeli dari galangan kapal asal Italia, Fincantieri, ini akan menjadi kapal induk pertama yang dimiliki Indonesia dan dioperasikan oleh TNI AL.

Laksamana TNI Tunggul menegaskan bahwa Lampung bukan satu-satunya pangkalan yang disiapkan. Namun, Lanal Lampung menjadi prioritas utama karena posisinya yang dinilai sangat strategis untuk mendukung pergerakan armada laut di kawasan barat Indonesia.

Fasilitas Apa Saja yang Akan Dibangun di Lanal Lampung?

TNI AL saat ini tengah mematangkan rencana pengembangan fisik dan wilayah pangkalan. "Kami sedang mempersiapkan banyak hal di Lanal Lampung untuk menyambut Garibaldi, salah satunya pengembangan fasilitas dan wilayah Lanal agar mendukung kebutuhan operasional kapal induk," ujar Tunggul. Ia memastikan seluruh infrastruktur tersebut akan selesai dibangun tepat waktu.

Meski detail spesifikasi teknis belum diumumkan secara terbuka, pengembangan ini dipastikan mencakup perkuatan dermaga, perluasan area labuh, serta fasilitas pendukung logistik dan perawatan kapal. Kapal induk Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter dengan kecepatan jelajah hingga 30 knot atau 56 kilometer per jam.

Personel TNI AL Sudah Disiapkan, Segera Dikirim ke Italia

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan bahwa persiapan tidak hanya menyangkut infrastruktur, tetapi juga sumber daya manusia. "Untuk personel sudah disiapkan, sudah disiapkan dan nanti akan segera dikirim ke Italia. Kemudian pangkalan mungkin nanti kita siapkan juga di mungkin di beberapa tempat di Indonesia ini," kata Ali saat jumpa pers di Dermaga Kolinlamil, Jakarta.

Proses pengiriman personel ke Italia ini merupakan bagian dari alih teknologi dan pelatihan pengoperasian kapal induk modern. TNI AL masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari Kementerian Pertahanan selaku pihak yang berurusan langsung dengan Fincantieri terkait jadwal final pembelian dan pengiriman kapal.

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Bukan Sekadar Kapal Besar

Giuseppe Garibaldi bukanlah kapal induk biasa. Kapal ini memiliki kesamaan platform dengan dua kapal perang baru TNI AL lainnya, yakni KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321, yang juga buatan Fincantieri. Dengan bobot dan dimensi yang besar, kapal ini dirancang sebagai kapal pengangkut pesawat tempur.

Dari segi persenjataan, kapal induk ini dibekali rudal antipesawat Sea Sparrow/Selenia Aspide yang diluncurkan melalui sistem peluncur Oktupel Mk.29, meriam Oto Melara Kembar 40L70 DARDO, tabung torpedo rangkap tiga 324 milimeter, serta rudal anti-kapal Otomat Mk 2 SSM. Sistem radar jamming canggih juga terpasang untuk mendeteksi dan mengelabui ancaman musuh.

Kehadiran kapal induk ini menjadi lompatan besar bagi postur pertahanan maritim Indonesia. Dengan pangkalan utama di Lampung, TNI AL akan memiliki kemampuan proyeksi kekuatan laut yang lebih luas, terutama di wilayah perairan barat Nusantara. Publik masih menunggu kepastian jadwal kedatangan kapal yang ditargetkan sandar di Indonesia pada Oktober 2026 mendatang.

Bagikan
Sumber: lampung.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks