Pencarian

Kebakaran Rumah di Lampung Selatan Tewaskan Pasangan Lansia yang Berpelukan Saat Terjebak Api, Diduga dari Obat Nyamuk

Senin, 13 Juli 2026 • 17:27:01 WIB
Kebakaran Rumah di Lampung Selatan Tewaskan Pasangan Lansia yang Berpelukan Saat Terjebak Api, Diduga dari Obat Nyamuk
Pasangan lansia Warjan (86) dan Apong Mulyati (79) ditemukan dalam posisi berpelukan saat dievakuasi dari rumah terbakar di Lampung Selatan.

KALIANDA — Peristiwa kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan, mengakibatkan dua orang lansia meninggal dunia. Kedua korban adalah pasangan suami istri, Warjan (86) dan Apong Mulyati (79).

Kepala Bidang Damkar Dinas Damkarmat Lampung Selatan Rully Fikriansyah mengungkapkan, saat ditemukan, kedua korban sedang dalam posisi berpelukan. “Akibat kebakaran ini dua orang lansia yang merupakan pasangan suami istri ini bernama Warjan (86) dan Apong Mulyati (79), korban meninggal dalam keadaan berpelukan,” kata dia di Kalianda, Senin (14/7).

Api Berkobar Saat Warga Terlelap, Rumah Jauh dari Pemukiman

Kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dan langsung menuju lokasi. Tim tiba di tempat kejadian sekitar pukul 00.10 WIB dan langsung melakukan pemadaman.

“Sekitar pukul 02.00 WIB api berhasil dipadamkan dan mengevakuasi kedua korban,” ungkap Rully. Letak rumah korban yang agak jauh dari pemukiman warga lainnya membuat keterlambatan deteksi. Warga baru mengetahui kebakaran setelah rumah terbakar sekitar 50 persen.

Diduga Dipicu Obat Nyamuk

Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, penyebab kebakaran diduga berasal dari obat nyamuk yang memicu kobaran api. Kebakaran dengan cepat melahap bangunan yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar.

Setelah dievakuasi, kedua jenazah korban dibawa ke rumah anak korban yang berada sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian. Pihak keluarga disebut telah menerima kejadian ini dan menolak untuk dilakukan autopsi.

Bagikan
Sumber: lampung.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks