BANDAR LAMPUNG — Selain penghapusan denda, Pemprov Lampung juga memberikan penghapusan pajak progresif serta berbagai keringanan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga menertibkan administrasi kendaraan dan memperbaiki basis data kependudukan.
150 Ribu Kendaraan Ikut Undian Gebyar Samsat
Sebagai bentuk apresiasi, Pemprov Lampung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar pengundian Gebyar Samsat Tahun 2026 di Tugu Adipura Bandar Lampung, Minggu (12/7/2026). Kepala Bapenda Provinsi Lampung Saipul melaporkan, sebanyak sekitar 150.000 kendaraan telah melakukan pembayaran pajak selama periode Maret hingga Juni 2026 dan berhak mengikuti undian.
Peserta undian merupakan wajib pajak perseorangan dengan kendaraan berpelat nomor BE yang berdomisili di Provinsi Lampung. Pengundian dilakukan menggunakan sistem komputer acak yang telah disegel dan disaksikan oleh Dinas Sosial Provinsi Lampung.
Hadiah Undian: Emas Batangan hingga Kulkas untuk Pembayar QRIS
Sebanyak 16 unit hadiah disediakan dalam Gebyar Samsat tahun ini, terdiri atas emas batangan, kulkas, kipas angin, dan dispenser. Khusus hadiah kulkas diperuntukkan bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran menggunakan QRIS.
Kegiatan ini digelar Bapenda bekerja sama dengan Polda Lampung, PT Jasa Raharja, Bank Lampung, Bank BRI, serta sejumlah mitra Samsat lainnya.
Gubernur: Pajak Bukan Beban, tapi Investasi Masa Depan
Dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung Sulpakar, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menekankan bahwa pembangunan tidak bisa diwujudkan hanya melalui kerja pemerintah. Keberhasilan pembangunan membutuhkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat, salah satunya melalui kepatuhan membayar pajak.
“Mungkin kita melihat Gebyar Samsat identik dengan hadiah. Namun sesungguhnya yang kita rayakan bukan sekadar hadiah yang akan dibawa pulang, melainkan tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Setiap kali kita taat membayar pajak, sesungguhnya kita sedang ikut menulis masa depan Lampung,” ujar gubernur dalam sambutannya.
Pajak yang dibayarkan masyarakat, lanjutnya, akan kembali dalam bentuk manfaat nyata berupa pembangunan jalan, jembatan, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, hingga berbagai fasilitas publik yang dapat dirasakan seluruh masyarakat Lampung.
Pelayanan Samsat Kini Bisa Diakses Digital dan Drive Thru
Gubernur juga mengapresiasi jajaran Bapenda, Polda Lampung, PT Jasa Raharja, Bank Lampung, Bank BRI, serta seluruh mitra Samsat yang terus memperkuat kolaborasi. Pelayanan kini tersedia melalui Samsat Induk, Samsat Drive Thru, Samsat Keliling, Samsat Desa, Samsat Kecamatan, berbagai gerai pelayanan, hingga layanan digital.
“Pemerintah berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin mudah, cepat, transparan, akuntabel, dan humanis. Pelayanan yang baik bukan hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga membangun kepercayaan,” demikian pesan gubernur.
Melalui berbagai kemudahan pelayanan dan insentif yang diberikan, Pemprov Lampung berharap tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan terus meningkat. Semakin tinggi partisipasi masyarakat, semakin besar pula kemampuan pemerintah menghadirkan pembangunan yang merata di seluruh wilayah Lampung.