PRINGSEWU — Ratusan pembalap dari Jambi, Banten, DKI Jakarta, Palembang, dan sejumlah daerah di Lampung turun di Sirkuit Non Permanen Komplek Pemda Kabupaten Pringsewu, Sabtu (11/7/2026). Mereka ambil bagian dalam Pringsewu Drag Race Championship 2026 yang berlangsung selama dua hari.
Kejuaraan ini diinisiasi oleh Polres Pringsewu bersama Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Pringsewu. Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila membuka secara resmi acara yang juga dihadiri Kabag Ops Polres Pringsewu AKP Minan, Ketua IMI Korwil Pringsewu Ahmad Hijar, dan Pabung Kodim 0424/Tanggamus Mayor Inf Agus.
Antusiasme Lintas Provinsi dan Dampak Ekonomi
Ketua IMI Korwil Pringsewu Ahmad Hijar mengapresiasi tingginya partisipasi pembalap dari luar Lampung. Ia menyebut angka 310 peserta menunjukkan olahraga otomotif, khususnya drag race, memiliki daya tarik besar di kalangan anak muda.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Pringsewu beserta jajaran yang telah menginisiasi dan mendukung terselenggaranya kejuaraan ini,” kata Ahmad Hijar dalam sambutannya.
Wakil Bupati Umi Laila menambahkan, event ini tidak sekadar kompetisi. Ia menilai kehadiran peserta dari berbagai provinsi mampu menggerakkan sektor usaha masyarakat, mulai dari UMKM, perhotelan, hingga jasa transportasi.
“Kami berharap event seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan sehingga mampu melahirkan pembalap-pembalap berprestasi sekaligus memperkenalkan Kabupaten Pringsewu sebagai tuan rumah kejuaraan otomotif berskala regional maupun nasional,” ujar Umi Laila.
Polres: Ruang Aman Agar Tak Balap Liar di Jalan
Kabag Ops Polres Pringsewu AKP Minan menegaskan bahwa ajang ini menjadi solusi atas maraknya balap liar yang kerap meresahkan warga. Dengan adanya sirkuit resmi, para pembalap tidak perlu lagi mempertaruhkan nyawa di jalan raya.
“Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat menjadi wadah positif bagi para pecinta otomotif. Dengan adanya sirkuit dan kompetisi resmi, para pembalap tidak lagi menyalurkan hobinya di jalan raya sehingga dapat membantu menekan aksi balap liar yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat,” kata AKP Minan.
Pada hari pertama, Sabtu (11/7), digelar kejuaraan drag race mobil. Keesokan harinya, Minggu (12/7), sirkuit yang sama akan diramaikan oleh kejuaraan Drag Bike yang diperkirakan diikuti lebih dari 500 pembalap dari Lampung dan berbagai provinsi lainnya.