KALIANDA — Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa persoalan sanitasi bukan sekadar urusan teknis, melainkan isu strategis yang menentukan derajat kesehatan warga. Dalam audiensi dengan BPBPK Lampung di Kalianda, Kamis, ia mendorong seluruh perangkat daerah segera menindaklanjuti masukan teknis agar LLTT berjalan sesuai kebutuhan lapangan.
“Persoalan sanitasi menjadi isu strategis yang harus mendapat perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kualitas kesehatan masyarakat dan lingkungan,” kata Bupati Radityo Egi Pratama. Ia meminta implementasi LLTT tidak hanya berhenti di dokumen perencanaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
Apa Itu LLTT dan Mengapa Mendesak?
LLTT adalah sistem penjadwalan pengangkutan lumpur tinja dari tangki septik rumah tangga secara teratur, bukan menunggu keluhan. Kepala BPBPK Lampung, Achmad Irawan Kusuma, menjelaskan bahwa pendekatan ini menjamin layanan sanitasi aman dan berkelanjutan.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dapat terus mendukung penerapan LLTT ini sehingga pelaksanaannya dapat berjalan secara optimal,” ujar Achmad. Tanpa sistem terjadwal, limbah domestik sering dibuang sembarangan dan mencemari sumber air warga.
Tahapan yang Sudah Dijalankan: Dari Sensus hingga SOP
BPBPK Lampung telah merampungkan sejumlah tahapan pendampingan. Mulai dari pembentukan tim koordinasi, penyusunan pola operasional, reviu tarif dan standar operasional prosedur (SOP), hingga pelaksanaan sensus sebagai proyek percontohan.
“Pendampingan akan difokuskan pada penyusunan regulasi, penguatan kelembagaan, serta penyepakatan program kerja lanjutan bersama Pemkab Lampung Selatan,” kata Achmad. Langkah ini memastikan LLTT tidak macet setelah proyek percontohan selesai.
Dampak Langsung ke Warga: Cegah Diare dan Penyakit Kulit
Bupati Radityo mengingatkan bahwa sanitasi buruk memicu penyakit seperti diare, tipus, dan infeksi kulit yang kerap melanda masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan LLTT, risiko itu bisa ditekan secara signifikan.
“Seluruh poin yang telah disampaikan hari ini menjadi catatan bagi kami. Saya minta perangkat daerah terkait agar segera menindaklanjutinya,” tegasnya. Pemkab menargetkan regulasi pendukung LLTT rampung dalam waktu dekat.
Sinergi Pemkab dan BPBPK: Kunci Keberlanjutan
Melalui sinergi antara Pemkab Lampung Selatan dan BPBPK Lampung, implementasi LLTT diharapkan mampu meningkatkan kualitas sanitasi, menjaga kelestarian lingkungan, serta memperkuat layanan publik. Pemerintah daerah juga akan mengintegrasikan program ini dengan sistem kesehatan masyarakat di tingkat puskesmas dan posyandu.