Pencarian

Tiga Dosen IIB Darmajaya Bandar Lampung Terbitkan Buku Manajemen Pemasaran Era Society 5.0, Bahas Kolaborasi AI dan Manusia

Rabu, 08 Juli 2026 • 19:00:01 WIB
Tiga Dosen IIB Darmajaya Bandar Lampung Terbitkan Buku Manajemen Pemasaran Era Society 5.0, Bahas Kolaborasi AI dan Manusia
Tiga dosen IIB Darmajaya Bandar Lampung meluncurkan buku Manajemen Pemasaran Era Society 5.0 yang mengulas kolaborasi AI dan manusia.

BANDAR LAMPUNG — Paradigma pemasaran global tengah bergeser drastis. Konsumen modern tidak lagi sekadar membeli barang, melainkan membeli nilai emosional dan sosial yang melekat pada produk.

Hal itu disampaikan Lukman Hakim, S.P., M.M., Dosen Prodi Manajemen IIB Darmajaya, saat memperkenalkan buku terbaru berjudul Manajemen Pemasaran Era Society 5.0 di Bandar Lampung, Kamis (2/7/2026).

Big Data dan AI Jadi Kunci Strategi Pemasaran

Menurut Lukman, perusahaan saat ini wajib mampu membaca data perilaku konsumen agar strategi pemasaran lebih efektif. Ia menegaskan bahwa big data dan kecerdasan buatan menjadi kunci utama memahami tren pasar.

"Dengan analisis mendalam, promosi dapat lebih relevan dan tepat sasaran," ujarnya.

Lukman mencontohkan industri otomotif yang kini mulai menawarkan pengalaman digital personal bagi penggunanya. Ia menambahkan, teknologi bukan sekadar alat, melainkan mitra dalam menciptakan solusi pemasaran.

"Society 5.0 menuntut kolaborasi manusia dan teknologi. Teknologi memperkuat kemampuan manusia dalam mengambil keputusan," jelasnya.

Digital Marketing Bukan Lagi Pilihan, Melainkan Kebutuhan

Ketua Yayasan Alfian Husin yang juga Dosen Prodi Manajemen IIB Darmajaya, Ary Meizari, S.E., M.B.A., menegaskan bahwa manajemen pemasaran di era Society 5.0 adalah seni menggabungkan data, teknologi, dan nilai kemanusiaan.

"Perusahaan yang mampu melakukan itu akan memenangkan hati konsumen," ujarnya.

Ary yang turut menjadi penulis buku ini menekankan pentingnya pemasaran digital. Menurutnya, media sosial, website, dan e-commerce kini menjadi kanal utama menjangkau konsumen. Pemasaran digital, kata dia, memungkinkan interaksi dua arah yang tidak dimiliki pemasaran tradisional.

"Feedback real-time menjadi aset berharga untuk memperbaiki produk dan layanan. Inilah keunggulan dibanding pemasaran tradisional yang cenderung satu arah," jelasnya.

Strategi Omnichannel dan Teknologi Imersif Masa Depan Pemasaran

Penulis lainnya, Ayu Firdhayanti, S.Kom., M.T.I., Dosen Prodi Sistem Informasi IIB Darmajaya, menyoroti strategi omnichannel sebagai solusi masa depan. Dengan mengintegrasikan saluran tradisional dan digital, ekosistem pemasaran dinilai lebih efektif dan berkelanjutan.

Ayu juga menekankan peran teknologi imersif seperti Artificial Intelligence (AI), Augmented Reality (AR), dan Virtual Reality (VR) dalam pemasaran modern.

"AR dan VR mampu menciptakan pengalaman pelanggan yang tak terlupakan," katanya.

Ia optimistis, dengan AI perusahaan dapat melakukan segmentasi pasar lebih cerdas, sementara AR dan VR menghadirkan simulasi interaktif yang meningkatkan kepuasan konsumen.

Buku Manajemen Pemasaran Era Society 5.0 yang diterbitkan Pusaka Media dengan ber-ISBN ini terdiri dari 14 bab. Selain membahas AI, Internet of Things (IoT), dan big data, buku ini juga dilengkapi studi kasus dan analisis mendalam yang ditujukan bagi akademisi, praktisi, serta mahasiswa sarjana dan pascasarjana.

Bagikan
Sumber: sumaterapost.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks