Pencarian

Rumah Sakit Hewan Lampung Segera Beroperasi Penuh, Wagub Jihan: Dua Pekan Lagi Melayani Masyarakat

Senin, 29 Juni 2026 • 17:48:01 WIB
Rumah Sakit Hewan Lampung Segera Beroperasi Penuh, Wagub Jihan: Dua Pekan Lagi Melayani Masyarakat
Wakil Gubernur Lampung meninjau kesiapan Rumah Sakit Hewan yang akan beroperasi penuh dalam dua pekan.

BANDARLAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, memastikan Rumah Sakit Hewan (RSH) Provinsi Lampung akan beroperasi secara penuh dalam dua pekan ke depan. Target itu disampaikan usai ia meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana di lokasi rumah sakit yang berada di Jalan Untung Suropati, Labuhan Ratu, Kecamatan Kedaton, Senin (29/6/2026).

“Insya Allah dalam dua minggu rumah sakit hewan ini sudah bisa melayani masyarakat secara penuh. Tentu administrasi harus berjalan 100 persen sebagaimana mestinya,” ujar Wagub Jihan dalam keterangannya.

Menurutnya, pengoperasian RSH tidak hanya untuk layanan hewan peliharaan, tetapi juga bagian dari strategi menjaga kesehatan lingkungan dan masyarakat melalui pendekatan One Health. Konsep ini menghubungkan kesehatan manusia, hewan, dan ekosistem secara beriringan.

Potensi PAD dan Efisiensi Layanan Laboratorium Pakan

Wagub Jihan menegaskan, kehadiran rumah sakit ini diharapkan menjadi salah satu sumber PAD baru bagi provinsi. Potensi itu akan semakin besar seiring pengembangan layanan laboratorium dan pengujian pakan yang tengah dipersiapkan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah mengusulkan pemisahan kelembagaan. RSH akan menjadi UPTD tersendiri, terpisah dari Balai Pelayanan Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet), dan Laboratorium Pakan.

“Lampung memiliki lima pabrik pakan. Selama ini pengujian laboratorium masih dikirim ke luar daerah. Jika laboratorium pengujian pakan kami bersertifikasi ISO, seluruh pengujian bisa dilakukan di Lampung. Ini akan meningkatkan efisiensi dan membuka peluang PAD,” ungkap Lili.

Layanan Medis Sudah Berjalan, Rawat Inap Jadi Prioritas Berikutnya

Saat ini, RSH telah melayani pemeriksaan rawat jalan, vaksinasi, sterilisasi, USG, hingga tindakan operasi. Namun, fasilitas rawat inap belum tersedia. Pasien hewan harus dibawa pulang setelah tindakan medis dan dipantau secara daring oleh tenaga kesehatan.

Kondisi itu menjadi keluhan sejumlah warga. Gery, warga Kali Balok, datang membawa kucingnya untuk vaksinasi. Eni, warga lainnya, mengaku sangat terbantu setelah kucingnya menjalani operasi di RSH, tetapi berharap rawat inap segera dihadirkan agar pemulihan lebih intensif.

“Saya sering merekomendasikan rumah sakit ini ke pelanggan. Pelayanannya baik, tapi kalau ada rawat inap akan lebih sempurna,” ujar Adisti, pemilik Mimo Cat House di Sukarame.

Antusiasme Masyarakat Tinggi, Dinkes Peternakan Optimistis

Lili Mawarti menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap layanan RSH terus meningkat. Hal itu terlihat dari tingginya jumlah kunjungan pemilik hewan peliharaan yang datang untuk pemeriksaan maupun tindakan medis.

Pemerintah Provinsi Lampung menilai, penyelesaian pembangunan dan pengoperasian penuh RSH akan memperluas akses layanan kesehatan hewan, meningkatkan perlindungan terhadap penyakit zoonosis, sekaligus membuka peluang peningkatan PAD. Wagub Jihan pun menyapa langsung sejumlah warga yang membawa hewan peliharaannya saat meninjau lokasi.

Bagikan
Sumber: web.lintaslampung.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks