BANDAR LAMPUNG — Ratusan anak dari panti asuhan dan santri tahfiz Al-Qur’an memadati Mahan Agung dalam acara pengajian yang digelar TP PKK Provinsi Lampung, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang dikemas dengan nuansa kebersamaan dan kepedulian sosial.
Makna Hijrah: Bukan Sekadar Seremoni Tahunan
Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, dalam sambutannya menekankan bahwa peringatan tahun baru Hijriah tidak boleh berhenti pada seremoni belaka. Ia mendorong masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai refleksi diri menuju perubahan yang lebih baik.
"Makna hijrah yang sesungguhnya bukan sekadar perayaan seremonial tahunan. Hijrah adalah komitmen dan keistiqamahan kita untuk berpindah dari hal-hal yang kurang baik menuju hal-hal yang baik dan indah dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Menurutnya, pergantian tahun Hijriah harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang berdampak pada peningkatan kualitas spiritual dan sosial. Ia mengajak semua elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam membangun kesejahteraan sosial di Lampung.
Tausiah dan Santunan untuk Generasi Muda
Suasana pengajian semakin khidmat dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Al Bukhori. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya memperkuat iman, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama di momentum Tahun Baru Islam.
Sebagai wujud perhatian, TP PKK Provinsi Lampung menyerahkan tali asih kepada anak-anak panti asuhan dan santri tahfiz yang hadir. Bantuan ini menjadi simbol komitmen untuk terus mendukung pendidikan dan pembinaan akhlak generasi muda.
Melalui kegiatan ini, TP PKK berharap nilai-nilai kebersamaan dan semangat berbagi semakin mengakar di tengah masyarakat Lampung. Tujuannya, menciptakan lingkungan yang harmonis, religius, dan sejahtera.