LAMPUNG TIMUR — Rapat kenaikan kelas di MTsN 2 Lampung Timur berlangsung dengan pembahasan yang lebih dari sekadar menentukan naik atau tidaknya seorang siswa. Para guru mengevaluasi capaian belajar dari aspek pengetahuan, keterampilan, sikap, kehadiran, hingga kedisiplinan.
Empat Indikator Jadi Acuan Kelulusan Siswa
Dalam rapat tersebut, setiap wali kelas menyampaikan hasil pengamatan dan penilaian terhadap peserta didik. Data yang dibahas mencakup hasil asesmen selama satu semester maupun satu tahun pelajaran penuh.
Kepala MTsN 2 Lampung Timur, Lenny Darnisah, menegaskan bahwa keputusan kenaikan kelas tidak boleh diambil secara subjektif. "Rapat kenaikan kelas bukan sekadar menentukan apakah seorang siswa naik atau tidak, tetapi juga menjadi sarana evaluasi bersama terhadap proses pembelajaran yang telah berlangsung selama satu tahun," ujarnya usai kegiatan.
Transparansi dan Profesionalisme Jadi Pegangan
Lenny memimpin langsung jalannya rapat dengan menekankan tiga prinsip utama: objektivitas, transparansi, dan profesionalisme. Setiap peserta rapat diberi kesempatan menyampaikan temuan dan catatan terhadap masing-masing siswa sesuai data yang dimiliki.
Guru juga mendiskusikan faktor pendukung dan kendala yang dihadapi siswa selama mengikuti pembelajaran. Proses ini menjadi bahan refleksi untuk perbaikan mutu pengajaran ke depan.
"Kami berupaya memastikan seluruh keputusan diambil secara objektif, adil, dan berdasarkan ketentuan yang berlaku," tambah Lenny.
Hasil Rapat Jadi Dasar Laporan ke Orang Tua
Keputusan yang dihasilkan dalam rapat ini akan menjadi dasar penyusunan laporan hasil belajar peserta didik. Laporan tersebut rencananya akan disampaikan kepada orang tua atau wali siswa sesuai jadwal yang telah ditetapkan madrasah.
Melalui kegiatan rutin akhir tahun pelajaran ini, MTsN 2 Lampung Timur menunjukkan komitmen menjaga kualitas pendidikan dengan menerapkan prinsip akuntabilitas dalam setiap proses evaluasi pembelajaran. Lenny berharap hasil rapat dapat memotivasi siswa untuk terus meningkatkan prestasi dan karakter mereka.
"Kami mengapresiasi kerja keras seluruh guru dalam melakukan penilaian secara komprehensif. Semoga hasil yang diperoleh siswa menjadi bahan refleksi sekaligus motivasi untuk terus belajar, berkembang, dan meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang," pungkasnya.