LAMPUNG — Pertemuan Meksiko dan Afrika Selatan di laga pembuka Piala Dunia 2026 membawa kembali memori Piala Dunia 2010. Kala itu, gol spektakuler Siphiwe Tshabalala untuk Afrika Selatan dibalas Rafael Marquez, sehingga skor imbang 1-1 menjadi hasil akhir di Soccer City.
Status Tuan Rumah Tiga Kali dan Favorit Kemenangan
Meksiko mencatat sejarah sebagai negara pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia pria sebanyak tiga kali, setelah edisi 1970, 1986, dan kini 2026 bersama Amerika Serikat serta Kanada. Status tuan rumah membuat El Tri diunggulkan di atas kertas.
Prediksi superkomputer menunjukkan peluang kemenangan Meksiko mencapai 63,6 persen. Sementara hasil imbang berada di angka 21,1 persen, dan Afrika Selatan hanya memiliki peluang 13,3 persen untuk mencuri kemenangan di kandang lawan.
Performa Terkini Meksiko: Bangkit Setelah Tren Negatif
Javier Aguirre, pelatih berusia 67 tahun yang ditunjuk pada 2024, memimpin Meksiko untuk Piala Dunia ketiganya dalam tiga periode terpisah. Ia mewarisi tim yang gagal lolos ke babak gugur di Qatar 2022 untuk pertama kalinya sejak 1978.
Tanpa melalui kualifikasi CONCACAF sebagai tuan rumah bersama, Meksiko sempat menunjukkan performa menurun. Mereka gagal memenangkan enam pertandingan persahabatan terakhir tahun 2025 dengan empat hasil imbang dan dua kekalahan.
Namun, performa El Tri membaik tahun ini. Mereka menahan imbang Portugal dan Belgia, lalu meraih tiga kemenangan beruntun melawan Ghana, Australia, dan Serbia—termasuk kemenangan telak 5-1 di Toluca pekan lalu.
Catatan Pembuka yang Mengesankan dan Dukungan Publik
Meksiko tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan pembuka Piala Dunia terakhir sejak 1994, dengan lima kemenangan dan dua hasil imbang. Dukungan 83.000 penonton yang memenuhi Estadio Azteca pada Kamis malam diprediksi menjadi faktor pembeda.
Usai menghadapi Afrika Selatan, Meksiko masih harus meladeni Korea Selatan dan Republik Ceko di babak grup.